BNPP Kejar Dua Target, Masalah Batas Negara Dan Pembagunan Kawasan Perbatasan

Foto untuk : BNPP Kejar Dua Target, Masalah Batas Negara Dan Pembagunan Kawasan Perbatasan

Jakarta - Rencana Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam
menyelesaikan masalah batas darat Indonesia-Malaysia akan dibarengi dengan program pembangunan di kawasan perbatasan.

Tahun ini BNPP mendorong percepatan pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di lima provinsi.

PLT Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto mengatakan pihaknya tidak hanya memasang target penyelesaian masalah batas negara antara Indonesia-Malaysia. 

BNPP telah merancang program percepatan pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di kawasan yang akan dibangun PLBN.

Rancangan program tersebut tertuang dalam Rencana Induk (Renduk) dan program tahunan yaitu rencana aksi (Renaksi) yang menjadi panduan 27 kementerian dan lembaga dan pemerintah setem­pat. 

Renduk dan Renaksi disusun berdasarkan Rencana Tata Ruang atau Rencana Zonasi Kawasan Perbatasan serta pengelolaan PLBN dan kawasan pendukung di PLBN.

Sigit menambahkan program yang dibuat BNPP untuk mewujudkan kawasan perba­tasan sebagai beranda depan negara. Percepatan pembangunan serta pemenuhan kebutuhan warga perbatasan merupakan tujuan terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi bukan hanya berhenti di masalah teknis saja," ujarnya.

(Humas BNPP dan sumber lain)

LPSE
SIMTAS