Deputi II BNPP Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lahat

Foto untuk : Deputi II BNPP Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lahat

LAHAT - Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan (Deputi II) Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), H. Boytenjuri mewakili Menteri Dalam Negeri hadiri acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati Lahat, Cik Ujang dan Wakil Bupati Lahat, Haryanto oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, untuk masa kepemimpinan tahun 2018-2023, di Griya Agung Palembang, Minggu, (9/12).

"Pelaksanaan acara berjalan dengan baik, lancar dan khidmat serta disertai dengan kirab yang mencontoh seperti acara pelantikan Gubernur di Istana Negara," tutur Deputi II, yang akrab dipanggil Pak Boy.

Acara ini dihadiri pula oleh unsur Forkopimda Provinsi Sumsel dan Kab. Lahat, Ketua dan Anggota DPRD Sumsel dan Kabupaten Lahat, Kepala OPD Prov. Sumsel, OPD Kab. Lahat, Para Camat dan Kepala Desa se Kab. Lahat, Ibu ibu PKK, Dharma Wanita, Para sesepuh Sumsel serta undangan lainnya. 

Pada kesempatan tersebut, Boy menyampaikan amanat Mendagri untuk Gubernur Sumsel beserta masyarakat Sumsel berupa salam dan  selamat atas kelancaran kegiatan hari itu. "Semoga selalu aman, damai, kondusif serta sukses di segala bidang kehidupan masyarakat," kata Boy menirukan pesan Mendagri.

Untuk diketahui, pasangan yang akrab disebut 'Cahaya' (Cik Ujang-Haryanto) sendiri ditetapkan oleh KPUD Kabupaten Lahat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lahat terpilih dalam Pilkada Lahat tahun 2018 pada tanggal 21 Agustus 2018 yang lalu.

Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lahat  periode 2018-2023 tersebut, diawali dengan penyerahan Surat Keputusan  Menteri Dalam Negeri oleh Gubernur Sumsel, yang didampingi Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya bertempat di ruangan utama Griya Agung, yang dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas.

Pasangan 'Cahaya' menang dalam Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 lalu. Keduanya berhasil unggul dari pasangan lainnya dengan perolehan suara  91.031 atau  43,3 persen. Disusul pasangan Bursah Zarnubi – Parhan Berza dengan 49.667 suara. Kemudian Nopran Marjani – Herliansyah 45.207 suara, Purnawarman Kias – Rozi Adiansyah 13.761 suara, dan terakhir Hapit Padli – Erlansyah Rumsyah 10.371 suara. Terdapat suara sah sebanyak 210.037 sedangkan suara tidak sah 10.320 suara. Sehingga total ada 220.357 suara. Hasil tersebut  merupakan hasil akhir pleno yang telah digelar KPUD Lahat.

Gubernur Sumsel berpesan kepada kedua pasangan Kepala Daerah ini, ketika memegang amanah sebagai kepala daerah untuk tidak gampang mengganti dan memecat pejabat.

"Saya meminta Pak Cik Ujang dan Pak Haryanto tidak gampang mengganti dan  dan memecat pejabat,” kata Herman.

Herman mengingatkan Cik Ujang sebagai Bupati untuk sinergi dengan Haryanto sebagai Wakil Bupati dengan tetap menjaga hubungan harmonis yang kuncinya tidak lain adalah saling pengertian dangan membuka komunikasi yang terbuka sejak dari awal pengabdian.

 

(Humas BNPP dan berbagai sumber)

LPSE
SIMTAS