PLT Sekretaris BNPP Paparkan Hasil Pembangunan Kawasan Perbatasan Kepada Kompas

Foto untuk : PLT Sekretaris BNPP Paparkan Hasil Pembangunan Kawasan Perbatasan Kepada Kompas

BNPP- Disambangi wartawan salah satu media nasional, Kompas, Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Dr. Widodo Sigit Pudjianto, SH, MH, paparkan secara rinci evaluasi program pengelolaan perbatasan yang dilakukan BNPP tahun 2018 di ruang Biro Hukum, Kemendagri pada Selasa (2/1/2018)

 

“Target kami jelas, seperti apa yang disebutkan dalam Nawacitake 3 yakni membangun Indonesia dari Pinggiran. Sesuai harapan Bapak Presiden, kami ingin pertumbuhan ekonomi di kawasan Perbatasan dapat sama dengan pulau Jawa”, ujar Sigit. 

 

Ia menjelaskan, tahun ini BNPP berhasil membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di 7 Lokasi dengan standar internasional. Hal ini menjadi simbol awal mula bangkitnya perbatasan, yang tak lagi menjadi halaman belakang negara, namun berganti jadi beranda depan yang megah, yang merefleksikan keindahan Indonesia.

 

“Pembangunan Infrasturtur dilakukan secara masif mencakup berbagai bidang, seperti pengawasan, perumahan dan juga pusat-pusat ekonomi. Tujuan kami cuma satu, menjadi daya ungkit kesejahteraan masyarakat sekitarnya”, terang Sigit.

 

Tambahnya, selain tahun ini BNPP juga berhasil menggandeng perguruan tinggi ternama Indonesia untuk turut serta membangun SDM di kawasan perbatasan. 

 

“Kami telah memiliki MOU dengan 10 Kampus, diantaranya UGM, IPB, dan Undip. Beberapa program yang telah kami lakukan adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di perbatasan dan replikasi hasil penelitian sebagai teknologi tepat guna untuk diterapkan”, ungkap Sigit yang juga merupakan Kepala Biro Hukum Kemendagri.

 

Disamping itu, Sigit menyatakan tahun ini BNPP berhasil menyelesaikan 2 Titik Batas (OBP) yang selama ini menjadi sengketa. Pada Oktober lalu, pihak negara Malaysia setuju untuk menyelesaikan perundingan dan menyepakati Titik Batas kedua negara.

 

“Seluruh keberhasilan itu tentu saja merupakan sumbangsih dari berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat dan daerah. Setiap komponen memiliki peran penting sesuai dengan bidang masing-masing. BNPP hanya mengoordinir, agar segala program diperbatasan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran”, tutup Sigit.

 

 

 

 

(Humas BNPP)

 
LPSE
SIMTAS