Responsive image
Senin, 2019-08-12 , 19:45:38 WIB

Delapan Calon TKI Ilegal Gagal Menyebrang Ke Malaysia


SANGGAU- Delapan orang yang rencananya akan menyeberang ke Malaysia untuk dijadikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap oleh aparat.


Delapan orang tersebut terdiri dari dua orang penunjuk jalan, sementara dua orang lainnya berasal dari Sulawesi Selatan, satu orang dari Nusa Tenggara Timur dan satu orang lagi dari Nusa Tenggara Barat.


Dansatgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonmek 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, mengatakan bahwa delapan orang yang ditangkap tersebut merupakan pekerja migran nonprosedural yang tidak dapat menunjukkan dokumen resmi untuk masuk ke Malaysia.


"Hasil pemeriksaan kami di Pos Kotis Gabma Entikong, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen resmi masuk ke Malaysia. Memaksa masuk ke Malaysia melalui 'jalan tikus' (jalan ilegal) di perbatasan yang ada daerah Entikong," ujarnya seperti dikutip dari laman liputan6.com, Senin (12/8).


Delapan orang tersebut digagalkan masuk ke Malaysia saat personel Pos Kotis Gabma Entikong menggelar razia (sweeping) di sektor kiri Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Saat ini delapan orang tersebut dilimpahkan ke Polsek Entikong guna proses hukum lebih lanjut.


Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Suhajar Diantoro, mengatakan bahwa keluar masuknya orang dan barang dilakukan di PLBN yang sudah dibangun oleh pemerintah.


"Nah di tempat-tempat ini Presiden memastikan bahwa batas negara kita adalah beranda depan sehingga pelayanan keluar masuk orang dan barang disitu dilayani sama seperti keluar masuk orang dan barang di bandara Soekarno-Hatta," katanya beberapa waktu yang lalu. 


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
MATERI
ARORA
Rakordal