Responsive image
Senin, 2019-07-08 , 09:53:55 WIB

Atambua NTT Jadi Wilayah Prioritas Percepatan Pengembangan Cross Border Tourism


JAKARTA- Untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan seperti yang tertuang dalam Nawacita Presiden Joko Widodo nomor tiga, kementerian dan lembaga terkait bahu membahu untuk meningkatkan pembangunan di daerah perbatasan.


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan pembangunan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla semakin nyata dirasakan oleh masyarakat. Pembangunan yang masif dilakukan selama empat tahun ini telah memiliki capaian luar biasa.


“Pemerintahan Bapak Jokowi dan Jusuf Kalla melalui Nawacitanya membangun daerah dari perbatasan,” kata Tjahjo beberapa waktu yang lalu.


Selain membangun daerah perbatasan, Pemerintah juga mengembangkan daerah perbatasan agar dapat mempunyai daya saing. Seperti yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) baru-baru ini. 


Bersama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Kemenpar mendorong percepatan pengembangan desa wisata dan homestay berbasis teknologi. Salah satunya di wilayah cross border atau perbatasan.


Dikutip dari inews.id, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kemenpar,  Vitria Ariani, berharap APKASI punya komitmen yang kuat membangun pariwisata daerah. 


"Karena sebenarnya pertumbuhan desa-desa itulah yang menjadikan Indonesia negara yang kuat, tanpa melupakan kearifan desa," ujar Vitria, Jumat (5/7).


Ketua Umum APKASI, Abdullah Azwar Anas, mengatakan APKASI yang beranggotakan 400 kabupaten di seluruh Indonesia berkomitmen mendukung berbagai program dalam mengembangkan berbagai sektor pariwisata daerah.


"Salah satu program yang ingin dikembangkan adalah pariwisata. Kami akan dorong cross border tourism terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia," kata Azwar.


Dia menambahkan, langkah sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari strategi mengembangkan kemajuan seni budaya daerah. Selain itu, akan ada penetapan sejumlah daerah prioritas untuk percepatan sebagai kawasan wisata lintas batas ini.


Menurut Azwar, pemerintah sedang menargetkan akan ada sekitar 2.000 desa wisata lintas batas. Ia mengatakan pihaknya dan pihak Kemenpar sudah sepakat memilih Atambua Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah prioritas percepatan pengembangan cross border tourism.


“Kami telah sepakat dengan Kemenpar untuk memilih Atambua NTT sebagai wilayah prioritas percepatan pengembangan cross border tourism. Harapannya, daerah lain akan terinspirasi dan mengikuti langkah ini," pungkasnya.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA