Responsive image
Rabu, 2019-05-15 , 07:22:01 WIB

Bappenas Luas Ibu Kota Baru Hanya 40 Ribu Hektare

JAKARTA - Pemerintah telah membuat rentang waktu dan tahapan dalam pemindahan ibu kota negara.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan perpindahan ibu kota direncanakan pada tahun 2024.

"Sekenario cepat 2024 sudah ada aktivitas pemindahan dari Jakarta ke ibu kota baru," ujar Bambang saat diskusi media di Ruang Rapat Utama Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Bambang menambahkan untuk tahun ini merupakan tahapan kajian pemindahan ibu kota negara. Seperti kajian sosial kependudukan dan ekonomi wilayah ibu kota baru hingga kajian Lingkungan Hidup Strategis serta analisis mengenai dampak lingkungan.

Di tahun berikutnya adalah tahap penyiapan regulasi dan kerangka kebijakan tentang ibu kota baru, penyiapan tanah dan memastikan status tanah, termasuk menyiapkan infrastruktur dasar hingga penyusunan Rencana Tata Ruang (RTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan lerkotaan ibu kota di lokasi terpilih. 

"Di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kita sudah membuat skenario pembiayaannya. Kita meminimalisasi pembiayaan dari APBN sekaligus makin belajar pembiayaan pembangunan yang tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran negara," ujarnya.

Di tahun selanjutnya merupakan tahapan membuat master pland ibu kota negara baru, pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pusat pemerintahan, dan perencanaan kawasan perluasan Ibu kota yang baru.

Nantinya, sambung Bambang ibu kota baru tidak akan masuk daftar 10 kota terbesar di Indonesia. Diperkitakan luas ibu kota baru hanya 40 ribu hektare dengan inti pusat pemerintahan sebesar 2.000 hektare.

"Ibu kota baru hanya untuk 1,5 juta orang di tahap pertama dengan memperhitungkan jumlah maksimal. Perkiraan jumlah PNS pusat serta legislatif dan yudikatif adalah 195.500 ribu orang. Polri dan TNI 25.660 ribu orang, pihak keluarga dari yang pindah 884.840 orang, dan pelaku bisnis 393.950. Total 1,5 juta orang, itu pun setelah ibu kota baru ini selesai dibangun 5 sampai 10 tahun mendatang," pungkas Bambang.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

SIMTAS
LAPOR
LPSE
MATERI