Responsive image
Jumat, 2019-11-29 , 16:20:08 WIB

Diduga Milik Nelayan Filipina 12 Rumpon Ilegal di Laut Sulawesi Ditertibkan


JAKARTA- Anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kapal Pengawas Perikanan kembali menertibkan alat bantu penangkapan ikan (rumpon) ilegal di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Sulawesi yang berbatasan dengan negara Filipina. Kali ini KKP menertibkan 12 rumpon ilegal.


Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Agus Suherman, menyampaikan sebelumnya KP. Hiu 013 dan KP. Hiu 015 yang menertibkan 12 rumpon ilegal ini juga telah berhasil menertibkan 12 rumpon milik nelayan Filipina di lokasi yang sama.


"Rumpon-rumpon tersebut dipasang di perairan Indonesia Laut Sulawesi tanpa izin dan berdasarkan identitas yang ada diduga kuat milik nelayan Filipina," ujarnya seperti yang dikutip dari antaranews.com, Jumat (29/11/2019).


Rumpon-rumpon yang telah ditertibkan akan diserahkan ke Pangkalan PSDKP Bitung Sulawesi Utara. Terhitung sejak Januari hingga 28 November 2019, ada sebanyak 128 rumpon ilegal milik nelayan Filipina yang telah ditertibkan oleh KKP. Selain rumpon milik nelayan Filipina, KKP juga pernah menertibkan lima rumpon ilegal milik nelayan Malaysia di tahun 2019.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA