Responsive image
Selasa, 2019-08-06 , 15:00:41 WIB

Dua Kapal Dan 9 Rumpon Ilegal Asal Filipina Ditangkap KKP


JAKARTA- Upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjaga laut Indonesia dari kegiatan ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) masih terus berlangsung.


KKP sebagai anggota dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) baru-baru ini kembali menertibkan kapal perikanan asing (KIA) di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia Laut Sulawesi yang merupakan WPP-RI 716.


Kali ini KKP berhasil menangkap dua kapal asal Filipina dan 9 rumpon pada Kamis (1/8). Penangkapan dilakukan oleh KP Orca 04 yang dinakhodai oleh Capt. Eko Priyono dalam operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dengan target kapal-kapal perikanan dan rumpon ilegal asing yang beroperasi  di perairan Indonesia.


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Agus Suherman, mengatakan kedua kapal ditangkap karena menangkap ikan dan memasang rumpon tanpa izin.


"Dua kapal atas nama FB Full Blast (3 GT), dan FB LB Vient 009 (13.46 GT), ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia tanpa izin. Begitu juga sembilan rumpon ditertibkan karena dipasang tanpa izin dari Pemerintah Indonesia," kata Agus seperti dikutip dari laman kkp.go.id, Selasa (6/8).


Dalam penangkapan tersebut turut diamankan enam orang awak kapal warga negara Filipina serta ikan tuna dan cakalang hasil tangkapannya sekitar 200 kg.


Kapal, rumpon, awak kapal, dan ikan yang telah berhasil diamankan dibawa menuju Pangkalan PSDKP Bitung Sulawesi Utara untuk proses hukum lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.


"Terhadap pelanggaran kapal perikanan asing yang melakukan penangkapan ikan di Indonesia tanpa izin, maka sesuai Undang-Undang Perikanan pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar," pungkasnya.


Dua kapal ini menambah jumlah KIA yang ditangkap oleh KKP karena melakukan ilegal fishing di perairan Indonesia. Selama 2019, ada 45 KIA yang berhasil ditangkap oleh KKP. 45 KIA tersebut terdiri dari 18 Malaysia, 18 Vietnam, 8 Filipina, dan 1 Panama. Sementara itu di tahun 2019 ini KKP juga telah berhasil menertibkan 91 rumpon ilegal milik nelayan Filipina dan 5 rumpon ilegal milik nelayan Malaysia.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA