Responsive image
Selasa, 2019-04-09 , 06:57:10 WIB

Festival Crossborder Skouw 2019 Ditunda hingga Mei

Jakarta - Perayaan Festival Crossborder Skouw 2019 ditunda. Keputusan ini sebagai bentuk empati Kementerian Pariwisata (Kemenpar) atas bencana di Sentani, Jayapura, Papua. Edisi 1 festival tersebut akan dirilis pada pekan kedua Mei 2019.

Sebagaimana diketahui Sentani, Papua, diterjang banjir bandang dan tanah lonsor pada Sabtu (16/3/2019). Karena efek yang ditimbulkannya, Gubernur Papua menerbitkan surat Status Siaga Darurat. Surat bernomor 362/3146/SET, tanggal 19 Maret 2019, menerangkan, status itu diberikan selama 7 hari. 

Menyikapi hal ini, Kemenpar memutuskan menunda pelaksanaan edisi 1 Festival Crossborder Skour 2019. Festival ini dijadwalkan ulang pada 9-11 Mei 2019. Lokasinya ada di PLBN Skouw, Jayapura, Papua. Event ini sekaligus menjadi perayaan ulang tahun PLBN Skouw. Seharusnya, festival ini digelar pada 26-28 Maret 2018. Tata waktu ini H+1 dari batas Status Siaga Darurat di wilayah Papua.

Komposisi konten festival mengalami sedikit perubahan dikarenakan ada penundaan. Festival Crossborder Skouw 2019 tetap mempertahankan amunisi Ras Muhammad dan Dave Solution. Namun memberi kesegaran dengan merangkul band asal Papua Nugini, Vanimo Natives. Vanimo ini mengisi slot yang sebelumnya diisi Mixmate Band. Untuk itu publik Papua Nugini (PNG) dan Papua tetap bisa menikmati sensasi pesta reggae.

Terdapat sedikit perubahan pengisi konten utamanya. Vanimo masuk menggantikan Mixmate. Vanimo ini juga populer di PNG dan Papua. Mereka kerap tampil di crossborder. Tetap full dengan genre reggae, kami harap event ini bisa menjadi pelipur kesedihan. Untuk itu, kami tetap mengundang seluruh elemen masyarakat untuk datang ke Skouw pada Mei nanti.

Selain komposisi utamanya, Festival Crossborder Skouw juga akan mempertahankan konten lainnya. Event ini akan menampilkan Festival Paduan Suara lintas bangsa dengan 11 peserta. Komposisinya, ada 6 peserta dari Skouw dan 5 group asal Vanimo, PNG. Paduan suara ini berasal dari gereja-gereja di dua wilayah tersebut.

Sementara dari potensi bisnisnya, Festival Crossborder Skouw 2019 tetap memberi ruang utama bagi para pelaku usaha dengan adanya bazaar yang digelar secara lengkap dengan beragam produk. Selama ini, Skouw terkenal sebagai daerah penghasil kerajinan tangan dan kuliner. Ricky menambahkan, Festival Crossborder Skouw menjadi momentum bangkit Papua.

Kemenpar berharap Festival ini menjadi ajang berbagi kegembiraan dan cerita optimisme di Skouw. Festival Crossborder Skouw pada bulan Mei nanti harus menjadi momentum kebangkitan Papua secara menyeluruh. Sebab, masih ada kesempatan dan peluang besar untuk menjadi lebih baik lagi. Potensi besar dimiliki destinasi ini.

Mengusung tema 'Satu Dalam Keberagaman', Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Papua harus bangkit lagi dan kembali menata optimisme. Sebab, ada potensi pariwisata yang besar di Bumi Cenderawasih tersebut. Menurutnya dengan kekuatan wisatanya, pergerakan wisatawan PNG menuju Papua menjanjikan. Sepanjang 2018, arus wisman tetap naik 1,31%. Angka riil dari pergerakan wisatawan PNG sekitar 143.143 orang di sepanjang 2018.

Kemenpar berharap Performa pariwisata bagus Jayapura dan Papua tidak boleh turun dan optimistis, Festival Crossborder Skouw 2019 di bulan Mei akan memberikan banyak momentum terbaik.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA