Responsive image
Rabu, 2019-05-08 , 12:52:27 WIB

Gelontorkan Anggaran Rp 50 Miliar Untuk Bangun Jalan Ujoh Bilang Long Bagun Sampai Tembus Long Pahan

MAHAKAM ULU - Pelaksana Tugas (Plt) Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Suhajar Diantoro menjelaskan pembangunan jalan di perbatasan sudah  sesuai dengan Nawacita Presiden Joko Widodo membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Kegiatan pembangunan jalan di kawasan perbatasan ini untuk mendorong percepatan pembangunan perbatasan negara secara komprehensif, terpadu serta terintegrasi,” Terang Suhajar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalimantan Timur tahun ini menganggarkan program jalan perbatasan di kawasan Kabupaten Mahakam Ulu atau Mahulu, Provinsi Kalimantan Timur.

Taufik Fauzi selaku Kepala Dinas PUPR Kalimantan Timur, mengatakan program tersebut digencarkan di Mahakam Ulu guna mempercepat infrastruktur di kabupaten yang berbatasan dekat dengan wilayah negara Malaysia itu (8/5/2019).

"Anggaran tahun ini untuk program perbatasan yaitu Rp 50 miliar untuk jalan," ujar Taufik Fauzi.

Nanti jalan yang akan dibangun dari Ujoh Bilang, mengarah ke Long Bagun dan langsung ke Long Pahangai. Program perbatasan tetap dianggarkan kembali.

Taufik mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan anggaranuntuk jembatan di Mahakam Ulu sebesar Rp 30 miliar.

Program perbatasan ini nantinya juga bekerjasama dengan TNI AD agar proses pembangunan yang dilakukan Dinas PUPR bisa segera rampung. Taufik menjelaskan keterlibatan TNI AD sangat penting, mengingat medan di Kabupaten Mahulu sangat berat.

TNI dibutuhkan untuk membuka akses jalan, pihaknya harus melewati hutan-hutan dengan kondisi jalan tanah berlumpur. Pasalnya akses utama di Kabupaten Mahulu adalah jalur sungai.

Selama ini ada MoU Gubernur dan Pangdam sudah 5 tahun kerjasama dengan TNI dan semua bisa teratasi.

Selain fokus ke wilayah perbatasan, tahun ini Dinas PUPR juga memprogramkan jalan Kutai Barat Mahakam Ulu.

Upaya membuka keterisolasian daerah di daerah hulu Mahakam, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) tengah memperjuangkan membuat fasilitas transportasi udara berupa bandar udara (bandara).

Rencana akan dibangun di Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur.  

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Mahulu, Stephanus Madang, menjelaskan, belum lama ini, Bupati Mahulu bersama pihak Dinas Perhubungan Mahulu lakukan kunjungan ke Kota Jakarta.

Dia menyatakan, perencanaan pembangunan bandara di Mahakam Ulu sudah bergulir sejak dua tahun yang lalu, sekitar di tahun 2016. Pemkab Mahulu terus berkomitmen mewujudkan infrastruktur bandara. Kewenangan membuat ini semua ada dari Bupati, Gubernur sampai Menteri.

Pihaknya saat berkomunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, direspon positif, pihak kementerian memberi sinyal lampu hijau jika Mahulu membuat bandara. 

Titik lokasi yang bakal dijadikan bandara memilih di Ujoh Bilang, yang notabene sebagai ibukotanya Kabupaten Mahulu. Pemilihan tempat di Ujoh Bilang menjadi kajian strategis, yang kini tinggal menunggu kajian kelayakan keselamatan penerbangan. 

“Daerah kita tidak ada gunung-gunung tinggi, aman buat penerbangan. Sekarang tinggal dikaji saja dari sisi kecepatan anginnya seperti apa. Ujoh Bilang jadi pilihan, dibangunnya bandara,” ungkap Madang. 

Tersedianya bandara pastinya akan memberikan akses secara luas, berharap akan berimbas bagi kemajuan daerah. 

Terlebih lagi, kata dia, Mahulu ini dianggap kawasan strategis dekat perbatasan dengan negara Malaysia, Serawak, pastinya dari sisi pertahanan dan kemanan juga perlu menjadi pertimbangan dibuatnya bandara. 

Terutama dari sisi sektor pariwisata, jika bandara sudah terbangun, dunia pariwisata Mahulu yang dikenal sebagai wisata alam heart of borneo akan menjadi andalan wisata di Indonesia. Masyarakat mancanegara akan sering banyak datang menikmati panorama alam.

Sebagai langkah awal, perencanaan pengadaan bandara di Ujoh Bilang kemungkinan besar membangun untuk kelas bandara perintis yang bisa dipakai untuk pesawat untuk jenis ATR seperti halnya yang ada di Melak Kabupaten Kutai Barat, atau bandara di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. 


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA