Responsive image
Selasa, 2019-05-14 , 06:57:37 WIB

Keberadaan PLBN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Perbatasan

JAKARTA - Badan Pengelola Perbatasan (BNPP) terus mendorong agar daerah perbatasan menjadi daerah mandiri.

Dalam mewujudkan hal tersebut BNPP melalui kementerian terkait melakukan optimalisasi 11 pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang ditargetkan salah satunya selesai sebelum Oktober 2019.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku Kepala BNPP menyatakan tahun ini, empat dari 11 PLBN sedang dibangun. Pembangunan PLBN ini, sambung Tjahjo, bukan sekadar tempat perlintasan barang dan orang. Nantinya akan ada infrastruktur yang mendukung munculnya pusat-pusat ekonomi di kawasan perbatasan. 

Tjahjo optimis keberadaan PLBN kedepannya dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan. Terlebih pembangunan daerah perbatasan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Joko Widodo - Jusuf Kalla yang tertuang dalam Nawa Cita poin ketiga, yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

"Pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan itu harus tinggi, setidaknya (pertumbuhan ekonomi di perbatasan) bisa 5,6 hingga 6 persen untuk target di tahun anggaran 2019-2020," ujar Tjahjo di gedung BNPP beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Tjahjo mengatakan, dalam pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya mengedepankan aspek ekonomi saja. Aspek pertahanan, dan keamanan juga tidak luput agar pembangunan kawasan perbatasan berjalan secara terpadu. Aspek petahanan dan keamanan ini seperti penguatan aparat hukum, imigrasi dan bea cukai dalam mencegah masuknya warga negara asing dan penyelundupan.

"Pembangunan perbatasan itu tidak hanya sisi ekonomi saja secara pertahanan dan keamanan juga harus dibangun secara terpadu," jelas Tjahjo.

Pembangunan empat dari 11 PLBN yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Empat PLBN yang jadi prioritas pertama yakni PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, PLBN Sota di Kabupaten Merauke, Papua dan dua PLBN di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yakni Sei Pancang Sebatik dan Long Midang.


(Humas BNPP)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

SIMTAS
LAPOR
LPSE
MATERI