Responsive image
Rabu, 2019-07-10 , 11:22:46 WIB

Kementerian PUPR Usai Rampungkan Pembangunan Pasar di Perbatasan Indonesia


JAKARTA - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah menyelesaikan pembangunan 7 pasar perbatasan sebagai bagian pengembangan kawasan perbatasan sebagai pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Dilansir dari www.pu.go.id, Tujuh pasar perbatasan tersebut ada di Skouw Papua, Nanga Badau, Entikong, dan Aruk di Kalimantan Barat, Wini, Motaain dan Pasar Motamasin di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah NTT, Pasar Wini dibangun dengan biaya Rp 12,82 miliar, saat ini progres sudah 92,12%, Pasar Motamasin dibangun dengan biaya Rp 9,6 miliar sudah 99%, Pasar Motaain dengan biaya Rp 14,24 miliar, progres fisik sudah 86,76%. Ketiga pasar tersebut sudah rampung di tahun 2018 (9/7/2019).

Pada setiap pasar terdiri dari kios tertutup dan lapak terbuka dengan total lapak yang akan tersedia adalah 905 buah. Desain bangunan pasar dengan mengakomodir kearifan budaya lokal dilengkapi landsekap. 

Di Perbatasan RI-Papua Nugini, Kementerian PUPR membangun Pasar Skouw dengan biaya Rp 70,24 miliar, dengan progres fisik 93,33% dan ditargetkan rampung pada tahun 2019.

"Setelah terbangunnya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua, orang banyak datang ke perbatasan untuk melakukan perdagangan, lalu di PLBN Entikong Kalimantan Barat, sekarang kita buatkan pasar di perbatasan. Itu semua untuk membangun wilayah perbatasan sebagai pusat ekonomi baru," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Perbatasan RI-Malaysia khususnya di Kalimantan Barat, Pasar Nanga Badau dengan biaya Rp 7,33 miliar, progres fisiknya 66,73%, Pasar Entikong dengan biaya sebesar Rp 27,17 miliar, progres fisik mencapai 55,93% dan Pasar Aruk dengan biaya Rp 22,23 miliar progress fisik 71,17%. Pasar Nanga Badau akan rampung tahun 2018, sementara Pasar Entinkong dan Pasar Aruk ditargetkan rampung pada tahun 2019.

Setelah Pembangunan Tiga Pasar Tradisonal telah rampung Tahun 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan tugas tambahan untuk membangun pasar, sekolah/madrasah dan rumah sakit perguruan tinggi.


(Humas BNPP dan Sumber lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
MATERI
ARORA
Rakordal