Responsive image
Senin, 2020-06-22 , 15:49:52 WIB

Lembah Fulan Fehan di Perbatasan Negara Bak Negeri Diatas Awan


JAKARTA - Fulan Fehan, pernahkah netizen perbatasan (#netas) mendengar nama ini? Untuk netas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pasti sudah tidak asing dengan nama tempat ini. Fulan Fehan merupakan sebuah lembah di kaki Gunung Lakaan dengan sabana yang sangat luas.


Lembah Fulan Fehan yang sudah tidak asing lagi di feeds sosial media para traveler ini berada di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk sampai ke Fulan Fehan netas dapat mengendarai kendaraan roda dua atau kendaraan roda empat. 


Jika netas menginap di Atambua, perlu waktu satu sampai satu setengah jam dari ibu kota Kabupaten Belu ini untuk sampai di Fulan Fehan. Ada baiknya netas menyewa kendaraan beserta dengan sopirnya, karena jalan yang dilewati sangat tidak biasa untuk sampai ke Fulan Fehan. 


Sepanjang perjalanan netas juga akan disuguhi pemandangan indah yang tidak dapat dilihat di daerah lain. Setelah sampai di Fulan Fehan, netizen perbatasan dapat melihat pemandangan hamparan rumput hijau yang luas dengan langit biru yang indah.


Ada tips nih buat netas yang akan mengunjungi Fulan Fehan. Fulan Fehan diperkirakan berada di 1.131 Mdpl jadi meski disinari matahari yang terik Fulan Fehan tetap memiliki udara yang dingin, ditambah lagi angin di Fulan Fehan juga berhembus kencang, jadi ada baiknya netas membawa jaket untuk menghangatkan badan.




Netas dapat meihat puncak tertinggi Gunung Lakaan dari lembah Fulan Fehan. Gunung Lakaan ini merupakan gunung tertinggi kedua di wilayah ini dengan ketinggian sekitar 1.562 Mdpl.


Di Fulan Fehan, netas dapat melihat sapi dan kuda yang asik memakan rumput. Sapi dan kuda ini bukan hewan liar ya netas, sapi dan kuda ini adalah hewan peliharaan milik penduduk sekitar yang sedang mencari makan. Uniknya, sapi dan kuda ini akan kembali ke kandang mereka sendiri jika matahari sudah tenggelam di ufuk barat.




Jika netas beruntung, netas akan bertemu dengan penduduk sekitar yang menyewakan kuda disini. Untuk naik kuda tersebut netas cukup mengeluarkan uang di bawah Rp. 50.000,-.


Selain melihat sapi dan kuda, netas juga bisa melihat lebih dekat awan-awan yang berjalan di atas langit. Mengambil gambar di Fulan Fehan seperti sedang bermain di negeri di atas awan, karena semakin lama awan akan semakin turun ke bawah.


Semakin lama lembah Fulan Fehan akan ditutupi kabut pada pukul 14.00 waktu setempat. Sebaiknya netas berkunjung ke Fulan Fehan pada pukul 09.00-13.00. 


Di Fulan Fehan tidak ada penjual makanan, jadi netas bisa membawa makanan sendiri ya. Jangan lupa untuk membawa lagi sampah bekas makanan kalian untuk menjaga kelestarian lembah Fulan Fehan.


(Humas BNPP) Foto: Dokumentasi Humas BNPP

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA