Responsive image
Senin, 2020-01-13 , 13:35:45 WIB

Mendes PDTT Ingin Daerah Perbatasan Ekspor Produk Olahan


SAMBAS- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang juga anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Abdul Halim Iskandar, menilai daerah perbatasan belum memenuhi harapan untuk memperbanyak ekspor.


Demikian disampaikan Menteri Abdul dalam kunjungannya ke Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu (11/1/2020).


Menteri Abdul mengaku setelah pulang dari kunjungannya ke Kabupaten Sambas, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan Kementerian terkait agar terjadi percepatan produksi sehingga produk yang akan diekspor dalam keadaan sudah diolah.


"Oleh karena itu, target utama setelah pulang dari sini, saya akan terus koordinasikan dengan kementerian lain, bagaimana di Sambas terjadi percepatan produksi dalam keadaan sudah jadi (bukan mentah) untuk diekspor ke negara tetangga. Karena itu memang sangat penting," ujar Menteri Abdul seperti dikutip dari kemendesa.go.id.


Sebelum melaksanakan kunjungan ke Desa Temajuk, Menteri Abdul menyempatkan diri untuk mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk yang berada di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Di PLBN Terpadu Aruk, Menteri Iskandar sempat menyaksikan proses ekspor kelapa 1000 buah ke negara tetangga Malaysia.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA