Responsive image
Jumat, 2019-09-20 , 15:21:15 WIB

Pembangunan PLBN Terpadu Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan


JAKARTA- Pembangunan tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di perbatasan negara diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kawasan perbatasan. 


Sebagaimana diketahui PLBN Terpadu itu dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang merupakan anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).


Kemen PUPR telah membangun tujuh PLBN Terpadu di kawasan perbatasan. PLBN Terpadu tersebut terdiri dari tiga PLBN Terpadu di Nusa Tenggara Timur yaitu Motaain, Motamasin dan Wini, lalu satu di Papua yaitu Skouw, dan tiga lainnya di daratan Kalimantan yaitu Aruk, Badau serta Entikong.


Sementara itu di tahun 2019 ini Kemen PUPR akan membangun empat PLBN Terpadu dari 11 PLBN Terpadu yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan 11 PLBN Terpadu dan sarana prasarana penunjang di kawasan perbatasan.


Kepala BNPP yang juga Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyampaikan bahwa dengan adanya pembangunan PLBN Terpadu di sejumlah kawasan perbatasan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. 


Tjahjo menjelaskan bahwa peningkatan kesejahteraan tersebut dapat terjadi karena BNPP bersama Kementerian/Lembaga anggota BNPP tidak hanya membangun bangunan semata tapi juga sejumlah fasilitas yang dapat mendukung berkembangnya kawasan perbatasan tersebut. Sehingga kesejahteraan masyarakat yang berada di perbatasan negara mengalami peningkatan.


"Ada (peningkatan kesejahteraan), karna tadi sudah saya sebutkan ya, bahwa wilayah yang dibangun bukan hanya gedung-gedung saja tidak, tapi ada puskesmasnya, ada puskesmas pembantunya, ada rumah sakit rujukan, sekolah SD, SMP, SMA atau Madrasah disitu ada semua. Kemudian yang ketiga Polseknya, Koramil nya, kemudian membangun pasar-pasar tradisional nya, kemudian perhubungannya, ada yang minimal helipednya ada, kemudian jalannya sudah terhubung semuanya yang dikerjakan oleh PU dan TNI yang membuka area awalnya," ujarnya setelah menghadiri acara HUT BNPP ke-9 di Yayasan Bahrul 'Ulum, Tangerang Selatan, Selasa (17/9).


Tjahjo mengatakan bahwa semua pihak harus merawat bangunan yang telah dibangun oleh Kemen PUPR, baik PLBN Terpadu maupun sarana prasarananya agar pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan tetap berjalan dengan baik dan dapat tambah meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.


"Tinggal kita merawat menjaga supaya wilayah perbatasan itu pertumbuhan ekonominya jalan, perdagangannya jalan, dan semua lapisan elemen yang terkait menjaga sesuai aturan yang ada. Beacukainya, arus barang masuk, perdagangannya, imigrasinya juga harus ketat saya kira ini yang ingin menjaga kedaulatan kita aja. Disamping mempercepat kesejahteraan masyarakat yang ada di kecamatan tersebut yang ada di kabupaten tersebut," pungkasnya.


(Humas BNPP)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA