Responsive image
Kamis, 2019-08-08 , 08:28:38 WIB

Penyelundupan Ribuan Telur Penyu Berhasil Digagalkan di Pelabuhan Sentete Sambas


SAMBAS - Meskipun telah dilindungi di banyak kota di Kalimantan khususnya wilayah perbatasan perdagangan telur penyu masih terus terjadi. Telur penyu yang diperdagangkan tersebut sebagian besar telur penyu hijau (Chelonia mydas) dan sedikit penyu sisik (Eretmochelys imbricate). Bahkan telur penyu asal Sambas Kalimantan juga diperdagangkan sampai ke Malaysia.

Sambas sendiri adalah salah satu Kabupaten di kawasan perbatasan. Di Sambas terdapat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang mengatur lalu lintas orang dan barang antar negara. Para penyelundup penyu ini, biasanya berusaha menghindari jalur resmi di PLBN dan memilih jalur-jalur tikus untuk menghindari temuan petugas keamanan.

Diperkirakan dalam satu bulan ada sekitar 100.000 butir telur penyu yang diperdagangkan di seluruh pulau Kalimantan.

Harga telur penyu yang dijual di Kalimantan bervariasi harganya, mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 8000 per butir. Namun kebanyakan harganya adalah Rp 3500.per butir. Diperkirakan nilai perdagangan telur penyu di Kalimantan adalah sebesar Rp 4,2 milyar per tahun.

Dilansir dari Detik.com, Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno menjelaskan Satreskrim Polres Sambas telah mengungkap dugaan tindak pidana pengiriman Telur Penyu di Wilayah Kabupaten Sambas, Rabu (7/8/2019).

Sebelumnya pihak Kepolisian telah mendapatkan laporan tentang adanya upaya pengiriman telur penyu di wilayah Pelabuhan Sentete.

Pada hari Rabu tanggal 07 Agustus 2019, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya pengiriman telur penyu melalui KM Sabuk Nusantara 36 di Pelabuhan Perintis Sintete.

"Kemudian petugas melakukan penyelidikan di pelabuhan perintis sintete, setelah KM Sabuk Nusantara 36 bersandar dan menurunkan muatan petugas melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang keluar dari areal pelabuhan Perintis Sintete di pos jaga pelabuhan perintis sintete," jelas Prayitno.

Dari pemeriksaan itulah di dapatkan seorang tersangka berinisial TP (26) yang mengendari motor Fino membawa satu buah keranjang yang berisikan telur penyu.

"Kemudian petugas memberhentikan sepeda motor merk Yamaha Fino warna putih yang dikendarai oleh Terlapor sedang membawa satu buah keranjang plastik warna hijau yang diduga berisi telur penyu," kata Prayitno.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap isi keranjang tersebut ditemukan telur penyu berjumlah kurang lebih 710 butir.

Prayitno juga mengungkapkan berdasarkan dari keterangan tentang bahwa benar telur tersebut merupakan miliknya. Terlapor mengaku membeli di pulau Tembelan.

Selanjutnya petugas kembali melakukan pengecekan di dalam ruangan kapal KM Sabuk Nusantara 36 dan menemukan 14 kardus yang berisi telur penyu sebanyak 6.025 butir. Terkait pemilik telur penyu, masih dalam penyelidikan Polisi.

Adapun barang bukti yang telah di amankan adalah

1 (satu) buah kardus berisi telur penyu sebanyak kurang lebih 710 butir.

1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Fino warna putih.

1 (lembar) STNK sepeda motor merk Yamaha Type BJ8.

14 (empat belas) buah kardus yang berisi telur penyu berjumlah kurangebih 6.025 butir (masih dilakukan proses penyelidikan terhadap pemilik telur penyu tersebut).

(Humas BNPP dan Sumber lain)
VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
MATERI
ARORA
Rakordal