Responsive image
Senin, 2019-12-16 , 09:05:45 WIB

Peringatan Hari Nusantara Wujud Perhatian Pemerintah pada Masyarakat Pesisir dan Kawasan Perbatasan


PARIAMAN- Untuk memperkuat semangat kebhinekaan sekaligus melaksanakan pembangunan Nusantara dalam mengelola wilayah maritim, pesisir hingga perbatasan dan pulau-pulau terluar, Pemerintah telah menetapkan tanggal 13 Desember sebagai puncak Peringatan Hari Nusantara, sebagai bagian dalam upaya menjaga kedaulatan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Wakil Ketua Pengarah I Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Airlangga Hartarto, menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Nusantara 2019.


"Peringatan Hari Nusantara merupakan sarana penguat Wawasan Nusantara, sekaligus sarana pengembangan potensi daerah agar menjadi destinasi pariwisata berskala nasional maupun internasional" ujarnya seperti dikutip dari laman ekon.go.id, Sabtu (14/12/2019).


Peringatan Hari Nusantara diharapkan dapat melahirkan kembali semangat, kekuatan, dan kekompakan bangsa untuk maju. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Kota Pariaman pun dapat mengembangkan potensi ekonomi, khususnya potensi pariwisata di Kota Pariaman dan Sumatera Barat sebagai satu kesatuan yang utuh.

 

Menurut Airlangga, Pemerintah telah memberikan perhatian besar bagi kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, pulau-pulau terluar dan terpencil melalui konsep Pembangunan Indonesia Sentris. Konsep ini mendorong agar rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, kawasan perbatasan, pulau-pulau terdepan, dan kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan merasa bangga menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Presiden Joko Widodo dalam sambutan pelantikannya pada 20 Oktober 2019 juga telah menyampaikan visi Indonesia tahun 2045 menjadi negara maju. 


"Untuk mewujudkan hal itu kita harus fokus pada dua agenda prioritas utama yakni pembangunan Sumber Daya Manusia dan infrastruktur dalam lima tahun ke depan, hingga tahun 2024," sambung Airlangga.

 

Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dilakukan dengan melakukan penguatan lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi, inovasi, dan kreativitas, agar menghasilkan SDM unggul yang berhati Indonesia dan berideologi Pancasila. Pemerintah juga melakukan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan hingga di pulau-pulau terluar, serta mendorong link and match dunia pendidikan dengan dunia kerja.

 

"Selain membangun SDM, pembangunan infrastruktur juga dilanjutkan untuk menghubungkan kawasan produksi dan kawasan distribusi, meningkatkan konektivitas dan akses ke kawasan wisata, kawasan industri dan kawasan produktif lainnya, termasuk sentra-sentra maritim seperti pelabuhan ikan, pelabuhan kontainer maupun pelabuhan penyeberangan," tegasnya.

 

Ia menambahkan, infrastruktur lain yang turut menjadi prioritas untuk dibangun antara lain pembangunan jalan akses pelabuhan, peningkatan kualitas kawasan permukiman nelayan, pembangunan rumah khusus dan rumah susun nelayan, serta bangunan pengaman pantai dan memperluas jaringan irigasi tambak.

 

Pemerintah juga terus berkomitmen untuk mempercepat pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sebagai pusat pertumbuhan maritim, seperti Labuan Bajo, Likupang-Manado, Mandalika dan Morotai. 

 

"Ini semua merupakan upaya Pemerintah meningkatkan daya saing, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan devisa melalui penciptaan event-event dan destinasi pariwisata berkelas dunia yang mampu menarik wisatawan asing maupun domestik,"pungkasnya.


Turut hadir dalam puncak peringatan acara Hari Nusantara 2019 antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono selaku Ketua Panitia Nasional, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Walikota Pariaman Genius Umar, para Kepala Daerah di wilayah Sumatera Barat, unsur Muspida setempat, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kementerian Dalam Negeri, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP, dan Pejabat dari Ditjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri. 


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA