Responsive image
Selasa, 2019-07-23 , 04:57:34 WIB

Rute Baru Jakarta - Pulau Jemaja Jadi Harapan Baru Warga Anambas



Jakarta - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sangat antusias dalam Pengembangan Kawasan Perbatasan di Pulau Jemaja, Anambas. Pengembangan aksesbilitas udara wilayah langsung diupgrade. Direct flight baru dihadirkan dengan rute, Pulau Jemaja-Jakarta. Wisatawan juga telah menikmati koneksi internet secara full.


Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP Robert Simbolon berantusias Direct flight yang menghubungkan Bandara Letung dan Bandara Halim Perdana Kusuma, akan bergulir 1 September 2019, akan menambah kesejahteraan warga yang tinggal di wilayah perbatasan. Sebagai awal, poros tersebut akan dilayani 2 kali dalam sepekan.


"Infrastruktur menjadi kebutuhan vital sebuah destinsi wisata. Apalagi, potensinya sangat besar seperti Anambas dan Pulau Jemaja ini. Aspek konektivitas kawasan dan akomodasi harus didorong terus. Kami yakin, area ini akan tumbuh cepat. Kami akan dukung dengan kebijakan dan program strategis," ujar Robert.


Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Letung Ariadi Widiawan, dilansir dari Kompas.com, menyatakan kehadiran direct flight Letung-Halim Perdana Kusuma jadi momentum bagus. Peluang bagi banyak maskapai masuk, sekaligus pengembangan direct flight Letung ke kota besar lainnya. Pariwisata di Anambas akan berkembang. Alam dan budaya di sini luar biasa. Waktu tempuh dari Jakarta juga ideal 2 jam, Minggu (21/7/2019).


Rute Letung-Halim Perdana Kusuma sementara akan dilayani maskapai Aviastar dengan tipe ATR 72. Rata-rata jenis pesawat ini memiliki kapasitas sekitar 78 penumpang. Aviastar untuk sementara waktu melayani charter flight. Berikutnya, layanan flight bagi wisatawan akan dilakukan 2 kali sepekan di hari Jumat dan Minggu.


Bandara Letung memiliki runway 1.200 X 30 Meter. Taxiway-nya berukuran 125 X 15 Meter, lalu apronnya memiliki size 125 X 70 Meter. Gedungnya luas 600 Meter Persegi. Ada fasilitas X-ray, lahan parkir luas, hingga akses darat menuju destinasi. 


Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar menjelaskan, pertumbuhan aksesibilitas udara di Bandara Letung sangat cepat.


"Kami apresiasi atas akselerasi yang dilakukan stakeholder di sana. Poros baru Letung-Halim Perdana Kusuma ini akan cepat tumbuh. Pasar pasti akan cepat meresponnya. Mereka kini memiliki banyak opsi untuk ke Anambas. Sebab, hub Batam juga tumbuh bagus. Batam tetap menjadi hub bagi Anambas," kata Buralimar.


Batam, Kepulauan Riau, memang jadi hub bagi Anambas. Destinasi ini sebelumnya sudah terhubung ke Pulau Bawah, Anambas. Poros Batam-Pulau Bawah dilayani dengan menggunakan Seaplane. Pada 2018, Batam pun terhubung dengan Bandara Letung. Konektornya maskapai Wings Air dengan durasi 3 kali sepekan pada Senin, Rabu, dan Jumat. Mulai 12 Februari 2019, durasinya naik jadi 4 kali di hari Minggu, hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur.


"Perkembangan akses udara menuju Anambas sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Kami tentu gembira karena potensi pariwisatanya bisa dieksplorasi optimal. Artinya pula, ada keuntungan ekonomi bagi masyarakat di sana. Sebab, respon publik terhadap jalur udara juga sangat bagus," ujar Masykur.


Seiring waktu, kini poros Letung-Batam sudah dilayani secara reguler oleh Wings Air. Kebijakan positif ini mulai digulirkan sejak Minggu (9/6) kemarin. Harga tiket yang ditawarkan berada dikisaran Rp700 Ribu hingga Rp900 Ribu. Selain itu, Wings Air juga melayani rute baru Letung-Tanjungpinang. Untuk poros tersebut sementara dilayani sekali dalam sepekan, yaitu di hari Minggu.


Deputi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menjelaskan profil penerbangan dengan poros Letung memang kompetitif. Selalu ada upgrade baru positif dalam tahun ini. Kondisi tersebut menjadi sinyal kalau destinasi Letung dengan Pulau Jemaja itu sangat seksi. Minat wisatawan terhadap destinasi tersebut tinggi. Selain event, alam dan budayanya juga eksotis.


Mengacu pergerakan wisatawan melalui poros Batam-Letung, rata-rata keterisian penumpang lebih dari 60%. Namun, pergerakan naik hingga 100% sejak sepekan jelang Festival Padang Melang 2019. Poros ini bahkan kekurangan tiket pesawat, apalagi anemo publik terhadap event tersebut sangat tinggi. Dengan dukungan potensinya, Bandara Letung akan didorong memiliki flight internasional pada 2020. Saat ini, kelengkapan infrastrukturnya sedang dikejar termasuk fasilitas refill untuk avtur pesawat.


Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati menambahkan Festival Padang Melang dan pariwisata Anambas secara umum memiliki prospek bagus. Dukungan aksesibilitas di sana sangat besar. Jalur masuk dari udara terus dikembangkan. Lebih menarik lagi, area ini sudah dilengkapi akses internet yang memadai. Selain transportasi, akses internet sangat penting.


Merespon tingginya minat terhadap Festival Padang Melang 2019, Telkomsel juga menaikan kualitas jaringannya menjadi 4G sehingga wisatawan bisa menikmati akses tersebut untuk mendukung mobilitasnya. Laju pergerakan infrastruktur tersebut membuat Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya sumringah.


"Kami sangat gembira karena destinasi ini sudah didukung aksesibilitas bagus. Transportasi udara dan akses internet yang memadai. Kami tentu gembira dengan mulai dirintisnya direct flight Letung-Halim Perdana Kusuma. Sebab, destinasi di sana akan semakin optimal dimanfaatkan. Kalau wisatawannya bagus, masyarakat dan maskapai sama-sama diuntungkan," tutup Menpar yang juga Menpar Terbaik ASEAN.


(Humas BNPP dan Sumber lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA