Responsive image
Jumat, 2019-05-03 , 13:32:53 WIB

Satgas Yonif 725 Melakukan Sosialisasi Bela Negara Kepada Pelajar Perbatasan

JAYAPURA - Satuan Tugas (Satgas) Yonif 725/WRG tergabung dalam pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), melaksanakan sosialisasi bela negara bagi pelajar yang berada di wilayah perbatasan.

Sesuai program prioritas Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla, adalah “Nawacita”, yang wajib diimplementasikan secara merata ke seluruh wilayah NKRI, termasuk wilayah perbatasan negara, yang secara eksplisit disebut dalam Nawacita yang ke-3 yaitu “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan”. 

Plt Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Suhajar Diantoro menjelaskan hal ini dilakukan dalam rangka terjaganya dan terpeliharanya batas-batas wilayah Negara dengan baik demi menjamin tegaknya kedaulatan Negara.

“Perbatasan negara harus menjadi Beranda Depan NKRI, dengan menggunakan pendekatan pengelolaan Prosperity approach (kesejahteraan), Security approach (keamanan), dan Environment approch (Kelestarian lingkungan) yang merupakan satu kesatuan serta harus diketahui oleh para pemangku kepentingan dalam pembangunan di Kawasan Perbatasan,” Jelas Suhajar.

Oleh karena itu pembangunan kawasan perbatasan negara secara terpadu merupakan satu hal yang harus dilaksanakan, untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di wilayah NKRI.

Danyon 725 WRG Letkol (Inf) Hendry Ginting di Jayapura mengatakan Yonif 725 melaksanakan sosialisasi bela negara guna menanamkan dan meningkatkan kecintaan terhadap NKRI yang diikuti pelajar SMP Negeri 2 Web, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom (2/5/2019).

Hendry menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional itu diberikan kepada para pelajar guna menumbuhkembangkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Bela negara dapat diartikan menjadi dua bagian, yaitu pertama, secara fisik diartikan sebagai usaha pertahanan dalam menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara.

Sedangkan secara non-fisik dapat diartikan sebagai upaya untuk ikut serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan.

"Pada dasarnya, setiap warga negara, bahkan sejak ia lahir, memiliki kewajiban yang sama dalam masalah pembelaan negara,” katanya.

Agus Irianto selaku Guru SMP Negeri 2 Web mengatakan, dengan dilakukannya sosialisasi maka kecintaan akan negara makin tinggi dan para pelajar nampak antuasia mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan satgas Yonif 725 yang melibatkan para pelajar, apalagi kami berada di perbatasan RI-PNG,” kata Irianto.


(Humas BNPP dan Sumber Lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA