Responsive image
Selasa, 2019-07-30 , 07:56:41 WIB

Tim Satgas Yonif R 600 Bantu Kementerian ATR/BPN Mengukur Batas Wilayah Negara di Lumbis Ogong

NUNUKAN - Negara Indonesia berbatasan dengan 10 (sepuluh) negara tetangga, baik darat maupun laut. Di darat, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), dan Papua Nugini (PNG). 


Sementara di laut, Indonesia berbatasan dengan India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, dan Australia. Kondisi ini memerlukan penanganan yang komprehensif mengingat penanganan kawasan perbatasan memiliki beberapa persoalan, yaitu; ketidakjelasan kewenangan pengelolaan, bersifat parsial, tidak terintegrasi, kurang terukur, tidak terarah serta rendahnya keberpihakan dari sektor terkait.


Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Ronald Wahyudi mengatakan timnya kali ini mendapat tugas mendampingi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Pusat Jakarta mengukur batas pasti wilayah negara, di Lumbis Ogong, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (29/7/2019).


Dilansir dari Kompas.com, Ronald mengatakan, tujuan pendampingan kepada 6 (enam) orang Tim Pemantau Kementerian Agraria dan Tata Ruang pada Minggu (28/7/2019) ini, dikarenakan adanya permintaan dari Tim Pemantau.


“Pemetaan dan pengukuran ini merupakan bagian dari tugas, karena kita (Satgas) lah yang mengetahui titik-titik mana saja yang menjadi batas wilayah negara kita,” kata Ronald.


Ronald juga didampingi Lettu (Inf) Defry, Tim yang dipimpin oleh Putra S.T., dan Ibu Emmy Ramida S.T., melakukan pemetaan dan pengukuran di wilayah Desa Labang dan Desa Lumbis yang rencananya akan dibangun oleh Kementerian Agraria dan Tata ruang.


“Apalagi untuk menjangkau wilayah ini diperlukan adanya pemandu, karena medannya yang cukup terpencil dan jauh ke wilayah perbatasan, “ jelas Ronald.


Ronald menegaskan sebagai institusi yang sudah melekat di masyarakat sekitar, sudah kewajiban kami (Satgas) memberikan pendampingan dan pengawalan kepada Tim Kementerian Agraria dan Tata Ruang Pusat untuk melaksanakan peninjauan ini.


Sementara itu Emmy Ramida mengatakan, bantuan dari Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang ini untuk memudahkan pemetaan dan pengukuran patok perlu pendamping yang hafal dengan karakteristis alam dan wilayah.


“Kami membutuhkan beberapa pendampingan dalam pelaksanaan peninjauan ini, dan menurut kami Personel Satgas Pamtas Yonif Raider 600/Modang ini sangat tepat, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat di keseharianya,” kata Emmy.


Medan yang dilalui sangat berat dan menantang ini urainya, selain pendampingan dari masyarakat sekitar, pendampingan dari aparat setempat (Satgas) juga sangat penting untuk tugas ini.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Agraria Pusat antara lain juga melakukan pertemuan dengan masyarakat dan tokoh adat di Desa Labang dan Lumbis sebagai tanda untuk menghargai dan menghormati serta menjaga tradisi, adat dan budaya sekitar. Setelah dilaksanakan pemetaan, Tim berhasil meninjau dan memetakan beberapa titik, di antaranya 15 titik di Desa Labang dan 17 titik di Desa Lumbis.


“Dengan melakukan pemetaan ini, kita akan memberikan masukan, lokasi mana saja yang segera akan dibangun secepatnya,” tukas Emmy.


(Humas BNPP dan Sumber lain)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

LAPOR
LPSE
ARORA