Responsive image
Selasa, 2019-03-19 , 17:33:23 WIB

Wiranto: Pembangunan Perbatasan dan Daerah Terluar Adalah Kodrat

MOROTAI - Menko Polhukam Wiranto selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) membuka pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas).

Wiranto didampingi Plt Sekretaris BNPP Suhajar Diantoro, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba beserta Bupati Morotai Benny Laos. Rombongan disambut dengan tarian Soya-Soya dari sanggar Daloha Morotai, Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Wiranto menjelaskan pembangunan wilayah perbatasan dan daerah terluar sudah merupakan kodrat yang harus dijalankan.

Ia mengibaratkan pembangunan perbatasan dan daerah terluar seperti buah Durian, Manggis dan Salak. Isi buah tersebut tetap terjaga dikarenakan kulit atau bagian terluar dari buah tersebut memiliki tekstur yang kuat.

"Sebagai negara pun harusnya sama seperti itu, harus mengikuti alur dari alamiah kodrati bahwa di luar kita harus kuat agar semua ancaman yang masuk ke negeri ini bisa ditahan di luar jangan sampai masuk," ungkapnya saat pencanangan Gerbangdutas di Morotai, Maluku Utara, Senin (18/3/2019).

Wiranto menambahkan, selama ini, arah pembangunan lebih fokus di pulau Jawa. Hal ini merupakan warisan dari era penjajahan yang bertujuan memperkuat dominasi dan posisi pulau Jawa sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi. Namun, di era Presiden Joko Widodo dan Wakil Presisen Jusuf Kalla arah pembangunan difokuskan dari pinggiran.

Meski kebijakan tersebut tidak populis, kata Wiranto, langkah yang diambil sangat berpengaruh besar terhadap pertahanan keamanan NKRI, layaknya ilustrasi buah yang dikemukakannya.

"Semua daerah harus kita perkuat agar pertahanan wilayah keamanan menjadi merata. Nah inilah yang membuat saya sangat bersyukur, Presiden Jokowi telah berani menerobos kebijakan-kebijakan nasional yang berorientasi kepada pembangunan dari pinggiran," ujar mantan Panglima TNI ini.

Lebih lanjut Wiranto menjelaskan dalam membangun daerah perbatasan dan terluar dibutuhkan sinergitas dan koordinasi yang baik. Untuk itulah BNPP mencanangkan Gerbangdutas yang telah berjalan sejak 2015.

Dalam catatannya kegiatan tahunan yang dimulai di Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada 2015, dan berlanjut di Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2016, di Natuna, Kepulauan Riau pada 2017 dan tahun lalu di Merauke, Papua, secara bertahap mampu mengatasi keterisolasian dan ketertinggalan wilayah perbatasan melalui pemenuhan kebutuhan dasar. 

Antara lain ketersediaan transportasi, energi, listrik, komunikasi, pendidikan, kesehatan, perkembangan perekonomian berbagi sektor produk unggulan hingga penguatan pengamanan dan potensi batas wilayah melalui pembangunan pos lintas batas negara (PLBN). 

“Gerbangdutas ini sangat efektif. Sebab keterpaduan dalam gerakan ini membuat bagaimana setiap kementerian pada saat membangun perbatasan terpadu, terarah, terencana dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat pinggiran maupun kepentingan nasional,” ujarnya.

 

 (Humas BNPP)

VIDEO BNPP
LOKASI KANTOR BNPP

BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN
REPUBLIK INDONESIA


(National Border Management Authority Republic of Indonesia)
Jl. Kebon Sirih No. 31


Jakarta Pusat - Indonesia
Telp: (021) 3142142

Fax: (021) 31924491

Website: www.bnpp.go.id

Email : info@bnpp.go.id

SIMTAS
LAPOR
LPSE
MATERI
ARORA
Rakordal