Menu
RSS

Dukung Penerapan e-Government untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Utama

Pengelolaan arsip berbasis Teknologi informasi Komunikasi (TIK) dirasa penting di era keterbukaan dan digital seperti sekarang ini. Hal ini pula yang memaksa pekerja/pegawai harus memahami seperti apa implementasi pengelolaan arsip, khususnya dalam perkembangan teknologi digital.

 

 

Sambutan panitia yang diwakili Kepala Bagian umum dan Pengelolaan BMN, Budi Setyono, menjelaskan bahwa rapat Fasilitasi Dukungan Ketatausahaan dan Pengelolaan Kearsipan TA 2017, merupakan salah satu tindaklanjut dari kepercayaan Arsip Nasional (Arnas) kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terkait penerapan arsip berbasis teknologi.

 

"Harapannya, pertemuan ini mensosialisasi penerapan e-Arsip di BNPP," kata dia, di Jakarta, Kamis (23/11).

 

Pada kesempatan yang sama, Kabid Pengelolaan Perangkat TIK dan SI Pusat Data dan Informasi Arsip Nasional, Suryana, menyebut bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan keharusan bagi setiap lembaga publik. Maka, untuk mendukung kecepatan pelayanan dan pertanggung jawaban, diperlukan ketertiban administrasi dan kerapihan arsip.

 

Hal ini terkait dengan permasalahan yang sering terjadi di pemerintahan mengenai arsip yaitu tata kelola TIK belum terpola, sistem informasi yang disusun belum sesuai dengan kaedah kearsipan dan budaya kerja IT yang masih belum maksimal serta belum meratanya penerapan E-gov di Indonesia.

 

"Dalam kebijakan nasional arsip nasional ini merupakan Rencana stategis presiden dalam penataan arsip di Indonesia," katanya.

 

Dijelaskan, kerangka arsitek dalam penyusunan arsip di RPJMN 2016-2019 disebutkan bahwa penerapan e-gov dilakukan efisien dan transparan. Dimana, dilakukan penguatan sistem kearsipan berbasis TIK yang terdapat pada nawacita nomor 2. Arah kebijakan E-Government dan Open Government penerapan dukungannya berbentuk E-Office.

 

"Kerangka pikir penyelenggaraan kearsipan yang komprehensif dan terpadu memiliki turunan yaitu SIKD dan Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS). Ini juga bisa dipakai dalam bahan untuk perencanaan dan pengambilan keputusan," ujar dia.

 

Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) merupakan aplikasi yang dirancang untuk menangani pengelolaan arsip dinamis. Aplikasi ini adalah web based appication dan bersifat multi-user. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi adalah PHP dan menggunakan data base MYSQL.

 

Terdapat beberapa fungsi dari SKID, yaitu pengaturan struktur organisasi dan pengguna, registrasi surat, pengaturan klasifikasi arsip, penetapan jadwal retensi arsip, serta pengaturan berkas.

 

Ruang lingkup UU 43/2009 tentang kearsipan menjelaskan tentang jaminan terciptanya arsip, ketersediaan arsip, dan pengelolaan arsip dalam mencapai penataan arsip yang reliable dan otentik.

 

 

Banyaknya arsip vital yang ada di Indonesia, menurut Suryana, belum sepenuhnya tersentuh dengan penataan arsip yang lebih efektif dan efisien. Maka, diharuskan up-grade untuk keperluan Arsip yang ada di BNPP.

Terakhir dimodifikasi padaSenin, 04 Desember 2017 15:59
Info for bonus Review William Hill here.