Menu
RSS

Maraknya Aksi Kejahatan di Perbatasan Negara, BNPP Dorong Penguatan Keamanan Utama

Maraknya Aksi Kejahatan di Perbatasan Negara, BNPP Dorong Penguatan Keamanan
Jakarta - Plt Deputi bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon menilai wilayah perbatasan memerlukan perlindungan dan penjagaan terkait aspek keamanan.
 
Demikian dikatakan dalam Rapat Sinkronisasi Rencana Kerja Kementerian/Lembaga TA 2018 dan Usulan Renaksi TA 2019 bidang Pengelolaan Lintas Batas Negara, di Jakarta, Rabu (6/12).
 
Menurutnya, hal ini sehubungan dengan adanya tindak kejahatan seperti penangkapan ikan secara ilegal, perdagangan manusia, penyebaran narkoba serta terorisme yang marak terjadi di wilayah perbatasan, khususnya Kalimantan.
 
"Yang menggembirakan, Mabes TNI sedang menyiapkan pengamanan perbatasan negara (baik darat dan laut). Di situasi kekinian konteks menonjol terutama tingginya aktifitas di perbatasan negara," ujar dia.
 
"Isu strategis jadi pemandu dalam merumuskan rencana aksi kedepan, mudah-mudahan di 2018 sudah terlihat. Dalam lintas batas wilayah negara belum selesainya penetapan dan penegasan batas wilayah negara, belum maksimal pengawasan dan pemeliharaan tanda batas negara, dan belum efektifnya diplomasi perbatasan," tambahnya. 
 
Sejumlah isu juga menjadi sorotan, seperti, belum memadainya sarpras pendukung pengelolaan lintas batas negara, belum terpadunya sistem pengawasan dan pengamanan aktifitas lintas batas dan belum terbangunnya sistem pengamanan perbatasan terpadu. 
 
"Agenda strategis kita kedepan penyelesaian penetapan dan penegasan batas wilayah negara, peningkatan pertahanan dan keamanan serta penegakan hukum dan pengelolaan lintas batas negara dalam berbagai sisi."
 
Hadir dalam rapat ini sejumlah Kementerian/Lembaga, diantaranya utusan dari Kemendagri, utusan dari Imigrasi, Kepolisian, BNN dan Kemenlu.
(Humas BNPP)
Terakhir dimodifikasi padaRabu, 06 Desember 2017 19:39
Info for bonus Review William Hill here.