Menu
RSS

Presiden Jokowi Beri Perhatian Khusus 11 Program Prioritas Nasional di Kaltara Utama

Peraturan Presiden (Perpres) dimaksud adalah Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, di Kota Tarakan, Selasa (12/12) Peraturan Presiden (Perpres) dimaksud adalah Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, di Kota Tarakan, Selasa (12/12)

BNPP - Sekretaris Daerah Propinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Badrun, mewakili Gubernur Irianto Lambrie, mengungkapkan bahwa Pemprop Kaltara telah mengajukan 11 Program Prioritas Nasional yang selanjutnya telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Kata dia dalam Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Propinsi Sulawesi Utara, Propinsi Gorontalo, Propinsi Sulawesi Tengah, Propinsi Kalimantan Timur dan Propinsi Kalimantan Utara, di Kota Tarakan, Selasa (12/12).

"Kami telah diundang dalam ratas (rapat terbatas; red) dua kali di Istana. Pertama untuk membahas tentang Perpres Proyek Strategis Nasional pada 21 Maret 2017, kemudian kedua pada saat pembahasan perubahannya," terang Badrun. 

Peraturan Presiden (Perpres) dimaksud adalah Perpres Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Diungkapkan, program pertama adalah pembangunan sumber daya energi listrik dalam hal ini Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang masuk dalam proyek kelistrikan nasional 35 ribu megawatt. Kedua pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, Ketiga Pembangunan Pemerintah Pusat Terpadu atau Kota Baru Mandiri Tanjung Selor. 

Keempat pembangunan pelabuhan dan dermaga sungai, kelima pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, keenam pembangunan infrastruktur rice and food estate, ketujuh pembangunan dan peningkatan bandara perintis di daerah perbatasan, kedelapan pembangunan prasarana jalan jembatan dan telekomunikasi di daerah perbatasan dan kesembilan pembangunan jembatan bulan (Bulungan-Tarakan)

"Program ke-10 pembangunan sarana air bersih air baku dan sarana sanitasi dan terakhir Program Ke-11 penempatan personil TNI di wilayah perbatasan," jelas Badrun. 

Ia menambahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Program Prioritas Nasional di Propinsi Kaltara. Presiden Jokowi bahkan mengecek langsung progressnya di beberapa titik di Kaltara. 

"Presiden memberikan perhatian khusus dengan berkunjung ke Kaltara hingga tiga kali, terkait aspek-aspek strategis maupun terkait kebijakan pertahanan," ucap Badrun.

 

(Humas BNPP)

Terakhir dimodifikasi padaMinggu, 07 Januari 2018 16:20
Info for bonus Review William Hill here.