Menu
RSS

Strategis, Pj Gubernur Kalbar Diminta Kunjungi Wilayah Perbatasan Utama

Mendagri Tjahjo Kumolo saat melantik Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmaji, Senin (15/1) Mendagri Tjahjo Kumolo saat melantik Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmaji, Senin (15/1)

BNPP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berpesan kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmaji yang menggantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Cornelis MH-Christiandy Sanjaya, agar mengunjungi sejumlah lokasi strategis di perbatasan yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Kalbar tadi disampaikan setengah kali (lebih kecil) dari Pulau Jawa, potensi Sumber Daya Manusia luar biasa, berdekatan dengan beberapa perbatasan yang sangat strategis, ada Entikong, Badau, Aruk. Saya kira ini juga harus dikunjungi, koordinasikan dengan baik," kata Tjahjo saat acara Upacara Pelantikan Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, di kantor Kemendagri, Senin (15/1).

Ketua Badan Nasional Pengelola Perbatasan ini juga meminta Pj Gubernur Kalbar membangun sinergi, konektivitas antar provinsi dan antar kabupaten. Kalimantan Barat, Selatan, Tengah, Timur dan Utara merupakan kesatuan yang tak bisa dipisahkan dalam membangun infrastruktur ekonomi, sosial dan stabilitas daerah yang ditangani oleh TNI dalam hal perbatasan, Kepolisian dalam rangka ketertiban dan hukum serta kejaksaan dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat. 

"Bangun hubungan tata kelola pemerintah pusat dengan daerah yang semakin efektif, efisien, mempercepat reformasi birokrasi dan perkuat otonomi daerah," ujarnya.

Terkait persoalan dan pengelolaan di wilayah perbatasan, Gubernur Kalbar yang baru saja habis masa baktinya, Cornelis, mengaku bahwa pengelolaan dan pembangunan wilayah perbatasan di era pemerintahan sekarang sudah lebih baik.

"Lebih serius perhatiannya di jaman Jokowi. Ini tinggal bagaimana penyelesaiannya (masalah perbatasan dengan negara tetangga), mudah-mudahan 2018 selesai dan ada pembicaraan antar kepala  negara," katanya.

Kemudian, nantinya bisa tumbuh ekonomi baru atau industri, termasuk pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN), meski masih membutuhkan waktu. "Pemda dalam hal ini mendukung penuh dan tidak bertentangan dengan pemerintah di atas."

Sebagai informasi, terdapat 3 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Barat, yaitu PLBN Entikong, PLBN Badau, dan PLBN Aruk. Ketiganya sudah diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. PLBN kini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelintas maupun warga perbatasan, karena bangunannya yang sudah terlihat lebih bagus dan modern. Kedepan, pemerintah akan membangun sarana dan prasarana  seperti pasar di sekitaran  PLBN. Hal ini dikarenakan pasar bisa menjadi fokal point ekonomi masyarakat perbatasan.

Mendagri Tjahjo Kumolo hari ini, Senin (15/1), melantik Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar Dodi Riyadmaji menggantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Cornelis MH-Christiandy Sanjaya, yang sudah habis masa baktinya pada 14 Januari 2018 (2013-2018).

 

(Humas BNPP)

 

Terakhir dimodifikasi padaSenin, 15 Januari 2018 17:28
Info for bonus Review William Hill here.