Menu
RSS

Pilkada 2018 di Perbatasan, Polda Kalbar Beri Perhatian Pilgub & Pilwalkot Pontianak Utama

Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Amrin Remico (Foto Humas BNPP) Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Amrin Remico (Foto Humas BNPP)

BNPP - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Barat, Brigjen Pol Amrin Remico, menyatakan pihaknya siap mengawal jalannya gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di wilayah kerjanya. 

"Di propinsi perbatasan Kalimantan Barat, ada lima kabupaten/kota dan 1 (satu) propinsi. Pilgub Kalbar dan Pilkada Kota Pontianak itu yang dapat perhatian lebih," terang Amrin di Jakarta kepada Humas BNPP baru-baru ini. 

Pilkada di Propinsi di Kalbar, diketahui terdiri dari 1 (satu) Propinsi, 4 (empat) kabupaten masing-masing Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Menpawah, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kayong Utara dan 1 (satu) kota yakni Kota Pontianak. 

Disampaikan Wakapolda, dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 di Kalbar pihaknya akan menggelar Operasi Cipta Kondisi. Polda Kalbar juga telah berkoordinasi dengan TNI dan Pemda terkait pengamanan hajat demokrasi tersebut. 

"Polda Kalbar dibantu dengan TNI dan Pemda untuk pengamanan mulai dari sekarang sampai hari-H Pilkada. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, kita lakukan kegiatan cipta kondisi supaya situasi tetap dalam kendali aparat keamanan," ucap Amrin. 

Kepada seluruh pasangan calon dan tim sukses masing-masing, selain nantinya dilakukan deklarasi damai di seluruh wilayah daerah yang menggelar Pilkada, Polda Kalbar berharap dapat memberikan pendidikan politik yang sehat untuk kemajuan Kalbar di masa mendatang. 

"Harus siap menang dan siap kalah, kami imbau calon kepala daerah mengajak pendukungnya supaya mengawal pilkada agar berjalan tertib dan lancar," harap Brigjen Amrin. 

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang ingin merusak demokrasi dan iklim kondusif yang ada di kawasan perbatasan. Ia mengajak peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat bersama-sama memberikan pengertian kepada masyarakat demi terciptanya keamanan selama Pilkada berlangsung. 

Sejauh ini, lanjut Amrin, Polda Kalbar juga terus melakukan inventarisasi potensi rawan konflik yang ada di lima kabupaten/kota dan Propinsi Kalbar. Personil juga terus dipersiapkan agar nantinya melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik di lapangan. (Humas BNPP)

 

Terakhir dimodifikasi padaRabu, 24 Januari 2018 12:54
Info for bonus Review William Hill here.