Menu
RSS

Upacara Bendera, Belasan Pegawai Purna Bakti Kemendagri-BNPP Diberi Penghargaan Utama

Upacara Bendera, Belasan Pegawai Purna Bakti Kemendagri-BNPP Diberi Penghargaan

BNPP - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memberi penghargaan kepada delapan belas (18) pegawai Kemendagri-BNPP yang sudah memasuki masa Purna Bakti (pensiun) terhitung sejak 1 Februari 2018.

 

Belasan pegawai yang selama ini sudah mengabdikan diri kepada masyarakat dan negara, dinilai pantas untuk dihargai dan diapresiasi kontribusinya.

"Oleh karena itu saya atas nama mendagri mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada mereka yang masuk purna bakti terhitung mulai 1 Februari 2018," kata Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Syarifuddin, selaku Inspektur upacara bendera di halaman gedung Kemendagri, Senin (29/1).

Menurutnya, masa purna bakti di Kemendagri maupun BNPP bukanlah akhir dari pengabdian, mereka bisa tetap melanjutkan pengabdian dan pelayanan kepada negara dan masyarakat melalui kehidupan sehari-sehari. Dalam pidatonya, dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai yang memasuki masa pensiun, bila selama menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Kemendagri terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

"Dengan memasuki masa purna  bakti tidak berarti memutus silaturahmi. Tentunya bagi kita yang masih diberi amanah sebelum memasuki masa purna bakti masih punya tanggung jawab menjaga nama baik lembaga, meneruskan dari apa yang sudah diperjuangkan saudara-saudara kita yang sudah memasuki masa purna bakti," ucapnya.

Perwakilan dari Taspen Secara simbolis menyerahkan penghargaan berupa piagam kepada belasan pegawai purna bakti yang turut menghadiri kegiatan upacara. Hadir sebagai peserta upacara, Deputi I BNPP Robert Simbolon dan seluruh pegawai Kemendagri-BNPP.

Nama-nama pegawai yang memasuki masa purna bakti di lingkungan Kemendagri yaitu Sri Hanti Danastri dan Suwarsih (BPSDM), Sugeng Harijono dan Eny Indrati (Otda), Rialam Sihotang dan Irwan Fachruddin (Setjen), Guritno (Itjen), Waode Siti Armini Rere (Adwil), Bukhori dan Sumatoyo (BPSDM Pusdiklat Yogyakarta), Sulaeha Taba (Pusdiklat Makasar), Endang Palupi (Balai PMD Yogyakarta Ditjen Pemdes), Parjono, Rosniala dan Yohana (Dukcapil), Suhata (Pemdes) dan Kaltimin (Polpum). Kemudian satu orang dari BNPP yaitu Widarto.

 

 

 

(Humas BNPP)

 

 

Terakhir dimodifikasi padaSenin, 29 Januari 2018 14:40
Info for bonus Review William Hill here.