Menu
RSS

Tinjau Pos Lintas Batas Sota, Kepala BNPP Tegaskan Komitmen Presiden Bangun Perbatasan Utama

Mendagri/Kepala BNPP Tjahjo Kumolo Mendagri/Kepala BNPP Tjahjo Kumolo
BNPP - Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo meninjau Pos Lintas Batas (PSB) Sota di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Propinsi Papua, Minggu (15/04/2018).  Kepala BNPP ke perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Papua Nugini didampingi Pj Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze.
 
Turut mendampingi Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Robert Simbolon, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNNP Boytenjuri dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Restuardy Daud. 
 
Selain itu hadir pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, antara lain  Dirjen BAK Eko Subowo, Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha, Karo Adpim Ahmad Fathoni, Karo Umum Endang Try Setyasih.
 
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPP berpesan kepada Bupati Merauke Frederikus Gebze, Komandan Koramil (Danramil) 1707-16/Sota Kapten Inf Daniel Ngilawane dan ketua adat setempat Daud Limar mengenai komitmen pemerintah pusat dalam membangun Indonesia dari pinggiran/perbatasan sebagaimana tertuang dalam Nawa Cita butir ketiga.
 
"Pak Jokowi ingin semua perbatasan dibangun. Pak Jokowi ingin dari ujung Rondo, Natuna, Skouw, seluruh perbatasan bagus dan ada manfaat bagi masyarakat sekitar," terang Tjahjo yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
 
Bupati Frederikus mengatakan, pihaknya terus berupaya melaksanakan amanat pemerintah pusat mengenai pembangunan di kawasan perbatasan. Salah satunya adalah mengenai perluasan dan pengembangan wilayah pertanian di daerahnya, yang mana sejauh ini sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat perbatasan. 
 
Mengenai rencana pembangunan PLBN Sota, dipertegas Danramil 1707-16/Sota Kapten Inf Daniel Ngilawane, saat ini telah disiapkan lahan seluas 100 meter ke arah kanan dan 100 meter ke arah kiri dari Pos Lintas Batas Sota. Secara umum, sebagaimana masterplan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan dibagi dalam zona pada PLBN Terpadu Sota. Yakni Zona Inti, Zona Sub Inti dan Zona Pendukung.
 
Kepala BNPP menekankan bahwa pembangunan di kawasan perbatasan membutuhkan kerja sama semua pihak, dari Kementerian/Lembaga terkait, TNI, Polri dan masyarakat setempat. Selain PLBN itu sendiri, di kawasan perbatasan pengin juga memperhatikan berbagai aspek pendukung. 
 
"Pasar darurat (tradisional), rumah sakit (puskesmas), sampai Koramil, Polsek, markas pamtas, guru-gurunya untuk sekolah menengah, jangan mau kalah sama sebelah," kata Tjahjo.
 
Rencananya, Kepala BNPP Tjahjo Kumolo bersama Ketua Pengarah BNPP yang juga Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto pada Senin (16/04/2018) besok akan mencanangkan Program Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) Tahun 2018. 
 
Kegiatan diikuti pejabat lintas Kementerian dan Lembaga Pemerintah NonKementerian (LPNK), pejabat BUMN, Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Propinsi Papua, Bupati/Walikota Perbatasan se-Propinsi Papua dan Papua Barat dan Kepala Badan/Bagian Perbatasan di 41 Kabupaten/Kota serta Kepala Badan/Biro Perbatasan di 13 Propinsi, SKPD Kabupaten Merauke dan Pemerintah Propinsi Papua dab Kepala Kampung se- Kabupaten Merauke.
 
Pencanangan program kegiatan dan hasil pembangunan di kawasan perbatasan Negara dalam forum Berhamburan ini diharapkan akan memperkuat komitmen Kementerian/Lembaga Pemerintah NonKementerian (LPNK) dan daerah dalam pengelolaan infrastruktur dan pembangunan di kawasan perbatasan.
 
Pencanangan Program Bersangkutan 2018 bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan perbatasan Negara secara komprehensif dan terpadu/terintegrasi melalui kegiatan lintas Kementerian/Lembaga di daerah perbatasan (Humas BNPP)
Terakhir dimodifikasi padaSenin, 16 April 2018 00:58
Info for bonus Review William Hill here.