Menu
RSS

Siang Ini, Mendagri Selaku Kepala BNPP Beri Kuliah Umum di IPB Utama

Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP Tjahjo Kumolo akan memberikan kuliah umum di IPB Bogor siang ini. Tjahjo akan berbicara mengenai pembangunan di kawasan perbatasan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP Tjahjo Kumolo akan memberikan kuliah umum di IPB Bogor siang ini. Tjahjo akan berbicara mengenai pembangunan di kawasan perbatasan

BNPP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo pagi ini direncanakan akan memberikan Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Jawa Barat. 

Sebelum memberikan Kuliah Umum, Kepala BNPP akan menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara BNPP dengan IPB. Sementara penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto dengan Rektor IPB Arif Satria di Audithorium Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Dramaga. 

Rencananya, Tjahjo yang merupakan mantan Anggota DPR RI akan memberikan kuliah umum dengan mengangkat tema "Pembangunan Wilayah Perbatasan Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Memperkuat Ketahanan Bangsa". 

Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto mengemukakan, Nota Kesepahaman antara BNPP dengan IPB merupakan bagian dari upaya pemerintah memaksimalkan pembangunan di kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Nota Kesepahaman BNPP dengan IPB nantinya akan ditindaklanjuti dengan memperjelas poin-poin kerja sama dalam dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua instansi. Beberapa poin kesepahaman itu antara lain menyangkut peningkatan kualitas produk pangan di kawasan perbatasan.

"BNPP memberikan guidance atau semacam panduan. Misalnya, dalam praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) IPB, BNPP memberikan gambaran apa saja yang bisa dikerjakan di kawasan perbatasan. Utamanya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui ketahanan pangan," terang Sigit di Bogor, Rabu (02/05/2018). 

Dijelaskan Sigit, peningkatan kualitas produksi pangan secara teknis akan dibicarakan lebih lanjut. Misalnya pada kawasan perbatasan ada lahan yang diarahkan untuk peningkatan ketahanan pangan, dengan adanya kerja sama dengan IPB nantinya dilakukan langkah-langkah kongkret untuk menuju peningkatan ketahanan pangan dimaksud. 

"Kerangka besarnya adalah perwujudan Nawacita Ketiga Presiden Jokowi. Ada 187 Lokasi Prioritas (Lokpri) yang bisa dikembangkan bersama perguruan tinggi, BNPP akan men-screening (menyaring) sesuai dengan jurusan yang ada. Kalau pertanian kemana, kedokteran kemana, arsitek kemana, kita berikan panduan agar keterlibatannya lebih tepat sasaran," pungkasnya.

(Humas BNPP)

Info for bonus Review William Hill here.