Menu
RSS

Penyelesaian Pembangunan Jalan Paralel di Perbatasan Kalimantan Bernilai strategis Utama

(foto: istimewa) (foto: istimewa)

BNPP - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa penyelesaian pembangunan jalan paralel sepanjang 1.920 km di kawasan perbatasan Kalimantan merupakan infrastuktur strategis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

"Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara dan mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan,” ,” kata Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Rabu (5/9).

Selain itu, lanjutnya, untuk mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Ini akan membantu masyarakat di kawasan perbatasan, dimana barang kebutuhan dapat diperoleh lebih mudah dan murah, disamping kesenjangan antarwilayah berkurang.

Sementara, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Ditjen Bina Marga Refly Ruddy Tangkere, menyampaikan dari 1.920 km jalan paralel perbatasan di Kalimantan, yang berada di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 824 km dan Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 244 km. 

Pembangunan jalan yang dimulai sejak tahun 2015 tersebut ditargetkan sudah bisa tersambung dan fungsional pada akhir 2019 dengan kondisi sebagian beraspal, sebagian perkerasan agregat dan perkerasan tanah. 

Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari mewujudkan Nawacita ke-3 pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yaitu 'Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan'.

 

 

(Humas BNPP)

 

Info for bonus Review William Hill here.