Menu
RSS

Melintasi Empat PKSN, Kebijakan Tol Laut Harus Dirasakan Hingga Pelosok Daerah Utama

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Boytenjuri (kiri) dan Kabid Faslak Monev BNPP Sriyanto Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Boytenjuri (kiri) dan Kabid Faslak Monev BNPP Sriyanto

BNPP - Terdapat 10 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) di sejumlah kabupaten/kota pada tahun 2015-2019, yang terbagi lima di darat dan lima di laut.

 

 

PKSN yang ada di darat yaitu Paloh-Aruk, Entikong, Nanga Badau, Atambua, Jayapura. Kemudian di laut, yaitu, Sabang, Ranai, Nunukan, Tahuna dan Saumlaki. Dari lima PKSN laut, empat diantaranya tahun ini terlintasi jaringan trayek Tol Laut dengan Gerai Maritimnya.

"Keempatnya adalah Ranai, Nunukan, Tahuna dan Saumlaki," kata Deputi bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Boytenjuri saat Rakor Rancangan Jaringan Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) dan Gerai Maritim 2019 di Kawasan Perbatasan, di Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu (3/10).

PKSN Sabang pada tahun 2019 mendatang diharapkan dapat terlintasi jalur Tol Laut. Oleh karena itu, kiranya penyelenggaraan Tol Laut dan Gerai Maritim kedepannya dapat diperluas dan ditingkatkan pelayanannya.  

"Maka, sejumlah permasalahan yang muncul saat ini perlu segera dicarikan solusinya. Sehingga kebijakan dan tujuan Tol Laut dan Gerai Maritim dapat diwujudkan," ujar Boytenjuri.  

Beberapa fungsi PKSN adalah pusat perkotaan yang berfungsi sebagai pintu gerbang internasional yang menghubungkan dengan negara tetangga, pusat perkotaan yang berpotensi sebagai pos pemeriksaan lintas batas dengan negara tetangga.

Kemudian, pusat perkotaan yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong perkembangan kawasan disekitarnya. Terakhir, pusat perkotaan yang merupakan simpul utama transportasi yang menghubungkan wilayah sekitarnya.

Dengan demikian, dampak positif dari kebijakan pemerintah dapat dirasakan, tidak saja masyarakat di sekitar pelabuhan yang menjadi tujuan Kapal Tol Laut, tetapi juga seluruh masyarakat pelosok dan daerah terpencil.  Sehingga ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya semakin terjamin dan disparitas harga berkurang.

 

 

(Humas BNPP)

Info for bonus Review William Hill here.