Menu
RSS

Rakor Pengelolaan Potensi Bahas Konsep Kegiatan Peningkatan SDM Masyarakat Perbatasan Utama

Asdep Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Asnil (kedua dari kiri) Asdep Potensi Kawasan Perbatasan Darat BNPP, Asnil (kedua dari kiri)

BNPP - Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas SDM Perbatasan Negara, untuk membahas hasil realisasi pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penguatan permodalan usaha masyarakat di kawasan perbatasan negara di empat PKSN yaitu Badau, Paloh-Aruk, Atambua dan Jayapura.

 

 

Demikian dikatakan Asdep Potensi Kawasan Perbatasan Darat Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Asnil, dalam Rakor Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas SDM Perbatasan Negara, di Jakarta, Jumat (5/10).

"Kegiatan ini merupakan sebuah kerja sinergis beberapa lembaga yaitu BNPP, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pertanian, BI perwakilan Kalbar, BI perwakilan Papua dan BI perwakilan NTT serta kabupaten/kota di perbatasan," kata dia.

Diharapkan, sambung Asnil, dari Rakor mendapat masukan dalam pelaksanaan kegiatan sinergis penguatan permodalan usaha masyarakat di kawasan yang sudah diselenggarakan di empat PKSN. Disain rencana kegiatan yang sama untuk tahun 2019 dengan melibatkan sejumlah kementerian/lembaga (K/L) juga turut dibahas. 

"Termasuk membahas konsep rencana kegiatan yang berbasis koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas (KISS) dalam rangka penguatan kapasitas usaha dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat kawasan perbatasan negara tahun 2019," tuturnya.

Rangkaian kegiatan sinergitas penguatan permodalan usaha masyarakat perbatasan di empat PKSN pada tahun ini dimulai dengan bimtek selama dua hari, pencairan dana bantuan wirausaha pemula kepada peserta dan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan oleh Taruna Politeknik Pertanian (Kementerian Pertanian) selama satu bulan serta pembinaan dari BNPP dan pemda setempat.

Kegiatan ini menghasilkan 118 peserta (dari target 150 peserta) program wirausaha pemula yang memenuhi persyaratan dalam menerima bantuan langsung sebesar 10-13 juta rupiah dari Kemenkop UKM.

 

(Humas BNPP)

Info for bonus Review William Hill here.