Menu
RSS

Kemenkop UKM Kembangkan Wirausaha Pemula Masyarakat Perbatasan Utama

ilustrasi (foto: istimewa) ilustrasi (foto: istimewa)

BNPP - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) turut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan negara melalui bantuan pemerintah untuk pengembangan usaha bagi wirausaha pemula pada tahun 2019.

 

 

Hal ini menjadi bagian dari komitmen untuk tetap bersinergi dalam percepatan pembangunan kawasan perbatasan dengan mengalokasikan sejumlah kegiatan.

"Tujuan bantuan pemerintah bagi wirausaha pemula tahun 2019 untuk menumbuhkan wirausaha pemula guna mendukung penciptaan lapangan pekerjaan dan penanggulangan kemiskinan, pengurangan kesenjangan pendapatan dan peningkatan penghidupan berkelanjutan," kata Asdep Permodalan Kementerian koperasi dan UKM, Luhur Pradjarto, saat Rakor Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Negara Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas SDM Perbatasan Negara, di Jakarta, Jumat (5/10).

Sasaran dari bantuan pemerintah ini adalah daerah tertinggal, terluar dan terdepan, kawasan ekonomi khusus (KEK) dan antar kelompok pendapatan (berpendapatan rendah).

Disebutkan pula, pelaksanaan pembangunan di perbatasan pada tahun 2018 yaitu bimbingan teknis (bimtek) yang dilakukan di Nanga Badau (Kapuas Hulu), Paloh Aruk (Sambas), Atambua (Belu) dan Skouw (Jayapura). Selain itu, yang dilaksanakan pada tahun ini pengusulan bantuan pemerintah di Nanga Badau (Kapuas Hulu), Paloh Aruk (Sambas), Atambua (Belu) dan Skouw (Jayapura).

"Alokasi kegiatan untuk kawasan perbatasan pada tahun 2018 sudah mendekati komitmen Kementerian Koperasi dan UKM. realisasi ini masih terus bertambah mengingat sebagian besar kegiatan yang dialokasikan masih dalam tahap pelaksanaan kegiatan oleh kedeputian terkait," katanya.

Peningkatan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi agar tumbuh menjadi usaha berkelanjutan dengan skala besar, menjadi arah kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM dalam membangun kawasan perbatasan negara.

Strategi yang dilakukan dalam membangun perbatasan diantaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan serta penguatan kelembagaan usaha.

"Strategi lainnya peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran lalu peningkatan kemudahan, kepastian dan perlindungan usaha," ucap dia.

Fokus dan kegiatan prioritas yang dilaksanakan berupa penguatan kelembagaan koperasi yang meliputi pendampingan bagi koperasi melalui petugas penyuluh koperasi lapangan, sosialisasi perkoperasian serta fasilitasi akta notaris koperasi. Kegiatan prioritas berikutnya adalah peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan bagi KUMKM berupa KUR dan pendampingan KUR dan start-up capital bagi wirausaha pemula.

"Ada juga peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran produk KUMKM melalui revitalisasi pasar rakyat yang dikelola koperasi, penataan sarana pedagang kaki lima, fasilitasi hak cipta bagi produk KUMKM serta promosi produk KUMKM."

 

(Humas BNPP)

Terakhir dimodifikasi padaSabtu, 06 Oktober 2018 13:23
Info for bonus Review William Hill here.