Menu
RSS

Terkendali, Kebakaran di Pasar Lama PLBN Skouw Berhasil Dipadamkan Utama

Terkendali, Kebakaran di Pasar Lama PLBN Skouw Berhasil Dipadamkan

BNPP - Puluhan kios pasar perbatasan di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Papua, terbakar pada Minggu (28/10) pagi.

 

 

Berdasarkan informasi dari staf PLBN Skouw, kios yang terbakar adalah bangunan pasar lama dan bukan bangunan pasar baru yang masih dalam proses pembangunan.

Api diduga berasal dari sampah yang dibakar di sekitaran pasar.  Kobaran api awalnya merembet ke rumah salah seorang warga dan kemudian membesar lalu menjalar ke area pasar lama, sehingga mengakibatkan 49 kios hangus dilalap si jago merah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran Pemda Kota Jayapura dibantu unsur terkait yang berada di lokasi seperti  Satgas Pamtas, intel, anggota Pospol, APS serta masyarakat sekitar, akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.45 WIT. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan pihak kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab kebakaran. Situasi aman terkendali. 

Menyikapi kebakaran pasar lama di Skouw tersebut, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon, segera memerintahkan Asdep Lintas Batas Negara (Tasbara) untuk langsung memantau keadaan di lapangan. "Agar memantau dan mengantisipasi keadaan mendesak apabila para pedagang di pasar lama akan menggunakan pasar baru yang berada di area PLBN," kata Robert.

Disamping itu, lanjut dia, berkoordinasi juga dengan berbagai pihak guna mempersiapkan solusi alternatif untuk menampung para pedagang tersebut. 

"Skenario alternatif perlu dipersiapkan, mengingat serah terima bangunan pasar dari Kementerian PUPR ke BNPP belum dilaksanakan dan pedoman pengelolaannya masih belum selesai," kata Robert, yang pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui, pemerintah sedang membangun pasar semi modern (baru) di kawasan PLBN Skouw. Ditargetkan pada bulan Desember tahun ini rampung pembangunannya. Sebanyak 300an kios dipersiapkan untuk para pedagang lokal yang menjajakan barang dagangannya mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti sembako, pakaian hingga barang elektronik.  Pembeli di pasar perbatasan ini didominasi oleh warga negara tetangga yaitu Papua Nugini.

 

(Humas BNPP)

Terakhir dimodifikasi padaSenin, 05 November 2018 10:59
Info for bonus Review William Hill here.