Menu
RSS

Catatan Akhir Tahun BNPP: Pengembangan SDM Kawasan Perbatasan Utama

Catatan Akhir Tahun BNPP: Pengembangan SDM Kawasan Perbatasan

BNPP – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menjalankan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong terbangunannya perekonomian di kawasan perbatasan. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan penguatan permodalan dalam rangka peningkatan kapasitas wirausaha pemula. Hal ini dilakukan agar sisi perekonomian masyarakat di perbatasaan dapat terbangun melalui pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang ada di daerah masing-masing, 

 

Upaya sejenis yang dilakukan adalah dengan melibatkan perguruan tinggi untuk memberi kontribusi pemikiran yang berguna bagi warga perbatasan. Melalui Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan (Forpertas), mereka memberi konsep inovasi agar potensi SDA dan SDM di perbatasan dapat dimanfaatkan secara baik untuk kepentingan nasional, terutama peningkatan kesejahteraan warga. Dengan demikian akan tercipta pertumbuhan ekonomi serta SDM yang memiliki daya saing dengan negara tetangga.

 

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris BNPP, Widodo SigitPudjianto, dalam pengelolaan kawasan perbatasan diharapkan peran dan partisipasi perguruan tinggi. Keterlibatan perguruan tinggi tentunya dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di kawasan perbatasan negara.

"Sumbangsih pemikiran dari elemen perguruan tinggi sangat membantu dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam di perbatasan. Mahasiswa dikirim untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN)," katanya.

Dijelaskan bahwa tugas BNPP adalah menetapkan kebijakan program pembangunan perbatasan, menetapkan rencana kebutuhan anggaran, koordinasi pelaksanaan, serta evaluasi dan pengawasan terhadap pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan. Kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan negara dalam RPJMN 2015-2019 mengandung dua dimensi, yaitu pengelolaan batas wilayah negara (border line) dan pembangunan kawasan perbatasn (border area). 

"Pengelolaan perbatasan negara memiliki nilai strategis karena terkait langsung dengan upaya penegakan kedaulatan negara, pertahanan dan keamanan. Kemudian pendayagunaan sumber daya dan pemerataan pembangunan serta tanggung jawab dalam membangun daya saing warga perbatasan untuk mengimbangi aktivitas sosial ekonomi masyarakat negara tetangga," ucap Sigit.

Beberapa Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Fopertas, antara lain: Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, Institut Petanian Bogor, Universitas Airlangga.

Belum cukup dengan berbagai program kegiatan diatas, BNPP juga menggelar program dengan mengikutsertakan stakeholder terkait, diantaranya Gerakan Pembangunan Terpadu Daerah Perbatasan (Gerbang Dutas) dan Rakor Camat, yang merupakan program pertemuan tahunan

 

 

(Humas BNPP)

Terakhir dimodifikasi padaJumat, 28 Desember 2018 13:50
Info for bonus Review William Hill here.