Menu
RSS

Items filtered by date: Kamis, 05 April 2018

FOTO: Kunker ke Belu, Mensos Awali Kegiatan dengan Mengunjungi PLBN Motaain

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengawali Kunjungan Kerja (kunker) di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mendatangi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, untuk memantau langsung Pos Lintas Batas yang sudah beroperasi dan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Desember 2016. Pada kesempatan ini, Mensos didampingi Bupati Belu Willybrodus Lay, Kepala PLBN Motaain Tiolan Hutagalung serta jajaran pegawai Pemda setempat.

Mensos melakukan kunjungan kerja (kunker) selama dua hari di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, sejak Kamis (5/4) hingga Jumat (6/4) besok. Kegiatan kunker salah satunya memberi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada sejumlah keluarga penerima manfaat. (Humas BNPP)

 

 

Lebih lanjut...

Wujudkan Nawacita ke-3, BNPP Upayakan Warga Perbatasan Aman dan Sejahtera

  • Diterbitkan pada berita
BNPP - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam tugas fungsinya fokus pada perwujudan Nawacita ke-3 pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
 
 
Daerah dan desa yang dimaksud tentunya wilayah perbatasan negara yang dalam hal ini pemenuhan kebutuhan dari segi keamanan dan kesejahteraan warga setempat. 
 
Permasalahan perbatasan cukup beragam, mulai dari keamanan, pemenuhan kesejahteraan serta kebutuhan dasar masyarakat setempat yang menjadi pekerjaan bersama dan harus dituntaskan.
 
"Ini beberapa hal yang jadi dasar kehadiran BNPP. Walau secara organisasi terbilang baru, tetapi apa yang diamanatkan oleh negara, kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi permasalahan yang ada di wilayah perbatasan," kata Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP, Asnil, saat memberi pembekalan kepada Nindya Praja Program Studi S1 Manajemen keuangan Fakultas Manajemen, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di kantor BNPP, Jakarta, Rabu (4/3).
 
Dalam pengelolaan perbatasan negara, BNPP selaku lembaga koordinator, bersinergi dengan tiga puluhan kementerian/lembaga (K/L) yang melaksanakan pekerjaan teknis dalam pemenuhan kebutuhan di perbatasan, mulai dari pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pengembangan potensi lokal hingga pembangunan infrastruktur.
 
"Jadi secara teknis ada di K/L, kami sebagai koordinator di pengelolaan perbatasan ini memiliki visi misi yang dituangkan dalam rencana induk (Renduk). Mungkin adik-adik ada belajar Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), kalau di BNPP namanya Renduk 2015-2019," ucap Asnil.
 
Tahun 2018 ini disebut tahun yang strategis karena tinggal satu tahun lagi menuju 2019, yang artinya di tahun terakhir Renduk, tinggal penyelesaian dan evaluasi dari program kegiatan selama 5 tahun berjalan. Maka dari itu, pihaknya berusaha semaksimal mungkin menjalankan kebijakan-kebijakan strategis. 
 
"Itu secara umum bagaimana kehadiran BNPP dalam penyelenggaraan pemerintah, dalam hal ini pengelolaan perbatasan."  (Humas BNPP)
Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.