Menu
RSS

Pernah di BNPP, Nilai Tambah Eko Subowo Jadi Pj Gubernur Sumut

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan Wakilnya Erry Nuradi-Nurhajizah Marpaung mengakhiri masa tugasnya pada 17 Juni 2018. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunjuk Eko Subowo sebagai Pj Gubernur di Sumut.

 

Pemilihan Eko Subowo dinilai tepat karena merupakan sosok yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang memadai dalam mengelola serta memenuhi kebutuhan di daerah. Eko Subowo merupakan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Sebelumnya, Eko yang juga salah satu penggagas berdirinya Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), menduduki posisi Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP. 

Diketahui, Sumut merupakan salah satu daerah yang juga berbatasan dengan negara tetangga, yaitu Serdang Bedagai yang berbatasan (laut) dengan Malaysia. Persoalan perbatasan negara sendiri mendapatkan perhatian khusus dari pemerintahan Jokowi-JK, baik itu dari segi keamanan maupun kesejahteraan warganya.

Kemampuan dan pengalaman Eko Subowo dalam mengelola wilayah perbatasan menjadi pelengkap kriteria Pj Gubernur di Sumut. Dengan kepiawaian dan pengalamannya, Eko diharapkan mampu untuk menjaga stabilitas keamanan, kondusifitas dan kesejukan pada masyarakat Sumatera Utara. Koordinasi dan komunikasi yang intens terhadap seluruh pemangku kepentingan di Sumut juga diyakini mampu dijalankan oleh pria yang juga pernah menjadi Pj Gubernur Papua Barat ini.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo diketahui Melantik Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo, sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut di kantor Gubernur Sumut, Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/6) pagi.

Eko dilantik menggantikan gubernur sebelumnya yang masa jabatannya sudah berakhir pada 17 Juni lalu. Mendagri berpesan agar Eko selalu berkoordinasi dengan instansi lain terkait dengan kondusifitas di wilayah Sumatera Utara, terutama dalam hal keamanan jelang Pilkada serentak Provinsi Sumatera Utara yang akan berlangsung beberapa hari lagi.

Dia mengemban jabatan ini hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut hasil Pilkada Serentak yang berlangsung pada 27 Juni 2018, pada akhir tahun ini.

 

(Humas BNPP)

 

Lebih lanjut...

Hari Pertama Kerja Usai Libur Idul Fitri, BNPP Gelar Apel Pagi Dilanjut Halal Bihalal

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Pegawai di lingkungan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar apel pagi pada Kamis (21/6). Kegiatan ini mengawali hari pertama kerja usai libur Idul Fitri selama 10 hari.

 

Seluruh jajaran mulai dari pejabat eselon I, II, III, IV, kelompok ahli hingga staf suporting mengikuti jalannya apel di pagi yang cerah. Pada kesempatan ini Pelaksana Tugas Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto menyampaikan pesan agar para pegawai bersemangat mengawali hari pertama kerja usai masa liburan Idul Fitri.

"Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap semangat melayani masyarakat. Hadir pada awal usai masa libur Idul Fitri agar pelayanan tetap maksimal," kata Sigit di hadapan pegawai, di halaman kantor BNPP. 

Pada kesempatan yang berbahagia ini, dirinya juga mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H kepada seluruh pegawai yang merayakan. Libur Idul Fitri yang tahun ini lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan menambah semangat para pegawai yang sudah merayakan bersama keluarga di kampung halaman masing-masing. 

Usai apel dilakukan Halal Bihalal di lingkungan BNPP. Diawali dari pejabat eselon I, secara bergantian seluruh pegawai dan staf suporting saling ber-maaf-an di suasana Idul Fitri 1439 H.

 

(Humas BNPP)

Lebih lanjut...

Posko Idul Fitri Kemendagri-BNPP Maksimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) turut berpartisipasi aktif  dalam Posko Terpadu Hari Raya Idul Fitri Tahun 2018 di lingkungan Kemendagri dan BNPP.

 

Posko terpadu ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terkait persiapan kebutuhan pelaksanaan Idul Fitri 2018, seperti yang tertuang dalam Keputusan Mendagri No 003.205-1815 Tahun 2018.

"BNPP turut mendukung dengan berpartisipasi aktif menjadi petugas piket Posko Idul Fitri 2018. Kegiatan ini demi memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan Idul Fitri," kata Kepala Biro Keuangan, Umum dan Humas (KUH) BNPP, Komedi, saat mendapat giliran menjadi petugas piket di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6).

Menurut dia, Posko Idul Fitri diperlukan demi mengakomodir kebutuhan masyarakat, terutama warga yang mudik untuk merayakan Idul Fitri di kampung halamannya masing-masing. Kebutuhan tersebut meliputi logistik, BBM, pos kesehatan.

"Lalu kesiapan sarana dan prasarana angkutan lebaran, keamanan, pasokan listrik dan kesiapan jaringan telekomunikasi," ucapnya.

Pada kesempatan ini, perwakilan BNPP yang mendapat giliran piket adalah Kabiro KUH BNPP Komedi, Kabag Humas BNPP Andri Indrawan dan Kasubag Humas BNPP Lukas Ayomi.

Petugas piket diisi oleh seluruh jajaran pegawai  Kemendagri dan BNPP yang digilir sesuai jadwal, terhitung sejak 5 Juni 2018-20 Juni 2018.

 

(Humas BNPP)

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.