Menu
RSS

Pembangunan Kawasan Perbatasan dengan Malaysia Jadi Pekerjaan Rumah Pj Gubernur Kalbar

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, Dodi Riyadmadji, per hari ini, Senin 15 Januari 2018, secara resmi menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Barat. Dodi mengisi pos yang ditinggalkan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Cornelis - Christiandy Sanjaya. 

Dodi yang juga mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri itu menjadi Pj Gubernur hingga dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar baru hasil dari Pemilihan Kepala Daerah Kalbar 2018. Ia dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5/P/2018 tertanggal 12 Januari 2018.

"Mudah-mudahan Penjabat sukses memimpin Kalbar," kata Cornelis dalam pidatonya di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2018).

Kepada penggantinya, ia menyampaikan bahwa Propinsi Kalimantan Barat itu daerahnya kecil. Secara geografis luasnya hanya setengah dari Pulau Jawa. Meski demikian, posisinya sangat strategis karena berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan dan berbatasan dengan negara lain yaitu Malaysia.

"Kalbar ini kecil, kira-kira luasnya hanya setengah Pulau Jawa, lautnya. Letaknya juga sangat strategis, berhadapan dengan dengan laut Cina selatan, Malaysia," jelasnya.

Cornelis juga menyampaikan bahwa daerahnya mempunyai potensi konflik. Dalam catatannya, konflik sudah terjadi hingga 17 kali. Dari jumlah itu, tidak ada konflik yang disebabkan permasalahan agama. 

"Konflik selalu terjadi, sudah terjadi 17 kali. Tapi konflik agama tidak pernah terjadi. Kalaupun ada mungkin sekarang, karena diciptakan orang dari luar," ucapnya.

Cornelis mengimbau SKPD di Kalbar dan Kabupaten/Kota senantiasa bekerja sama dengan Penjabat Gubernur. Yakni dengan taat dan patuh terhadap kebijakan Penjabat, sebab bagaimanapun Penjabat Gubernur baru adalah wakil pemerintah pusat di daerah.

"Saya juga siap membantu untuk hanya sekedar memberikan saran," demikian Cornelis.

Sebagai informasi, di Propinsi Kalimantan Barat terdapat tiga Pos Lintas Batas Negara yakni PLBN Entikong, PLBN Badau dan PLBN Aruk. Ketiga PLBN tersebut sudah diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. 

Keberadaan PLBN di Kalbar memiliki daya tarik tersendiri bagi para pelintas maupun warga perbatasan karena bangunannya yang terlihat lebih bagus dan modern. Ke depan, pemerintah akan membangun program lanjutan seperti pasar di sekitar PLBN agar masyarakat bisa menikmati pergerakan ekonomi di perbatasan. (Humas BNPP)

 

Lebih lanjut...

PLBN Memicu Pertumbuhan Ekonomi di Perbatasan

  • Diterbitkan pada berita

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan Pemerintah Kalbar berkomitmen untuk memaksimalkan berbagai potensi ekonomi yang melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah Kalbar. Ada tiga PLBN yang baru diresmikan Presiden Jokowi tentunya harus dapat memicu pertumbuhan ekonomi rakyat.

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.