Menu
RSS

Delapan Tahun Terbentuk, BNPP Pastikan Keamanan dan Kesejahteraan Warga Perbatasan

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Pelaksana Tugas Sekretaris  Badan Nasional Pengelola Perbatasan (Plt Ses BNPP) Widodo Sigit Pudjianto menyebutkan bahwa pembentukan BNPP pada delapan tahun lalu agar ada badan khusus yang mengelola perbatasan negara.

 

Tugasnya selain menjamin rasa aman, juga untuk meningkatkan perekonomian warga perbatasan dalam bentuk pembangunan infrastruktur serta pengelolaan potensi sumber daya alam dan pemberdayaan sumber daya manusia di kawasan perbatasan.

"Memastikan keamanan dan kesejahteraan warga perbatasan," ujar sigit di acara Kemendagri Media Forum (7/9).

Dia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan perbatasan, BNPP berkoordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait, diantaranya Kemenlu untuk penyelesaian lintas batas negara dengan negara tetangga, Kementerian Kesehatan untuk pemenuhan kebutuhan rumah sakit berikut sarana prasarana pendukung dan tenaga medisnya serta Kementerian Pendidikan untuk pemenuhan kebutuhan sekolah berikut sarana prasarana pendukung dan tenaga pengajarnya.

"BNPP hanya desainnya saja, yang mengerjakan urusan teknisnya adalah kementerian lembaga," ujar Sigit.

Fokus pengelolaan yang dilakukan adalah terhadap 187 kecamatan yang menjadi lokasi prioritas (Lokpri) di 42 Kabupaten dan 13 Provinsi. Kemudian juga ada 10 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) yang terbagi di darat yaitu Aruk, Entikong, Badau, Atambua, Jayapura. Sementara di laut yaitu Sabang, Ranai, Sebatik, Tahuna dan Saumlaki.

Pemerintah melalui BNPP juga membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) guna mengantisipasi keluar masuknya barang atau pelaku tindak kejahatan seperti Narkoba, perdagangan manusia dan terorisme.

 

(Humas BNPP)

Lebih lanjut...

Percepat Kegiatan Bersama, BNPP-Polri Kerucutkan Sejumlah Hal

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyepakati sejumlah hal dalam rencana program kegiatan bersama terkait pengamanan di wilayah perbatasan.

 

Pembahasan rencana program bersama ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya terkait peningkatan kualitas personel Polri dalam melakukan pengamanan di wilayah perbatasan.

"Bagaimana memperkuat pengamanan serta pelaksanaan program dan kegiatan BNPP di perbatasan, hal ini terkait kemitraan dengan Polri," ucap Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama BNPP, Asnil, di Jakarta, Senin (9/4).

Maka dari itu, pihaknya berberharap pertemuan hari ini sudah membahas soal teknis dan kegiatan apa yang nantinya bisa dilakukan personel Polri. Menurut Asnil, persoalan di perbatasan cukup kompleks, sehingga diperlukan peningkatan upaya koordinasi dengan pihak terkait dalam rangka memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah perbatasan.

Salah satu yang juga menjadi perhatian terkait program kerjasama adalah pengamanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), terutama di lokasi-lokasi yang ada 'jalur tikus'. Pasalnya, di jalur-jalur inilah aksi kriminal seperti penyelundupan narkoba dan ilegal loging dilakukan.

"Keseluruhan teknis pembekalan perlu ditingkatkan. Kita samakan persepsi apa yang bisa ditindaklanjut, maka harus dimatangkan dan dipercepat," kata dia.

Senada, Kabag Jakdilkat Biro Jianstra SSDM Polri, Kombes Pol Sri Eko Pranggono memahami bahwa wilayah perbatasan amatlah penting untuk jadi perhatian bersama. Terutama, terkait kedaulatan, keamanan, ekonomi budaya  serta dampak globalisasi. Pihaknya selama ini sudah melakukan upaya terbaik dalam mengamankan perbatasan demi terciptanya ketertiban dan kedamaian.  

"Tapi kami bersama-sama unit terkait ingin berbagi terhadap apa yang dibutuhkan di perbatasan demi Indonesia. Untuk itu mari kita hilangkan ego sektoral dan saling mendukung," kata dia.

Rencana program kegiatan bersama yang nantinya dilakukan adalah pembekalan kepada personel Polri yang ditempatkan di wilayah perbatasan. Pembekalan dalam bentuk latihan bersama dengan unit terkait, dalam hal ini yang di PLBN, agar memahami aturan-aturan apa yang terdapat di imigrasi dan Bea Cukai.

"Ini makanya kita latih bersama, sehingga kalau ada masalah saling beri informasi," katanya.

Sejumlah hal penting yang menjadi sorotan di perbatasan direncanakan akan menjadi bahan pembekalan kepada ribuan personel Polri yang mengamankan wilayah perbatasan. Diantaranya, revolusi mental, pengetahuan tentang perbatasan, kewenangan aspek CIQS, pencegahan kejahatan di lintas batas, pengamanan wilayah perairan, kearifan lokal, serta komitmen hukum di wilayah perbatasan. (Humas BNPP)

 

 

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.