Menu
RSS

BNPP Raih Penghargaan Pelaksana Anggaran Terbaik

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Badan Nasional Pengelola Perbatasan / Pengelola Perbatasan Provinsi Riau, dianugerahi sebagai Kementerian/Lembaga (K/L) dengan nilai indikator pelaksanaan anggaran terbaik kategori K/L yang memiliki satu hingga tiga satker, oleh Kanwil Perbendaharaan Negara Provinsi Riau, di Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (6/2) .

 

Piagam penghargaan yang didapat ini sebagai pembuktian bahwa BNPP Pengelola Perbatasan Prov Riau mampu mengelola dan mengawal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) TA 2017 dengan baik dan benar. Hal ini sekaligus pula sebagai wujud keseriusan BNPP mengelola kawasan perbatasan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Riau.

Penerima penghargaan pada ajang yang berbahagia ini adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Kep Meranti (Provinsi Riau), Yulian Norwish yang hadir sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dana Tugas Pembantuan TA 2018. Dinobatkan juga sejumlah Duta Perbendaharaan Negara Provinsi Riau.

Acara pemberian penghargaan ini juga diisi dengan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan keuangan negara yang bersih dan bebas korupsi, ditandai penandatanganan pakta integritas untuk semua KPA.

Pihak penyelenggara kanwil perbendaharaan negara di Provinsi Riau mengaku siap melayani, baik secara langsung  atau secara elektronik. Sehingga, pengelolaan dan penggunaan anggaran dapat dirasakan masyarakat tanpa kendala.

Terdapat sejumlah satker pengguna dana APBN di Provinsi Riau dan BNPP menjadi salah satu penerima penghargaan dari sekitar 150 satker se-Provinsi Riau.

 

 

(Humas BNPP)

Lebih lanjut...

Upacara Bendera, Belasan Pegawai Purna Bakti Kemendagri-BNPP Diberi Penghargaan

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memberi penghargaan kepada delapan belas (18) pegawai Kemendagri-BNPP yang sudah memasuki masa Purna Bakti (pensiun) terhitung sejak 1 Februari 2018.

 

Belasan pegawai yang selama ini sudah mengabdikan diri kepada masyarakat dan negara, dinilai pantas untuk dihargai dan diapresiasi kontribusinya.

"Oleh karena itu saya atas nama mendagri mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada mereka yang masuk purna bakti terhitung mulai 1 Februari 2018," kata Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri, Syarifuddin, selaku Inspektur upacara bendera di halaman gedung Kemendagri, Senin (29/1).

Menurutnya, masa purna bakti di Kemendagri maupun BNPP bukanlah akhir dari pengabdian, mereka bisa tetap melanjutkan pengabdian dan pelayanan kepada negara dan masyarakat melalui kehidupan sehari-sehari. Dalam pidatonya, dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai yang memasuki masa pensiun, bila selama menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Kemendagri terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

"Dengan memasuki masa purna  bakti tidak berarti memutus silaturahmi. Tentunya bagi kita yang masih diberi amanah sebelum memasuki masa purna bakti masih punya tanggung jawab menjaga nama baik lembaga, meneruskan dari apa yang sudah diperjuangkan saudara-saudara kita yang sudah memasuki masa purna bakti," ucapnya.

Perwakilan dari Taspen Secara simbolis menyerahkan penghargaan berupa piagam kepada belasan pegawai purna bakti yang turut menghadiri kegiatan upacara. Hadir sebagai peserta upacara, Deputi I BNPP Robert Simbolon dan seluruh pegawai Kemendagri-BNPP.

Nama-nama pegawai yang memasuki masa purna bakti di lingkungan Kemendagri yaitu Sri Hanti Danastri dan Suwarsih (BPSDM), Sugeng Harijono dan Eny Indrati (Otda), Rialam Sihotang dan Irwan Fachruddin (Setjen), Guritno (Itjen), Waode Siti Armini Rere (Adwil), Bukhori dan Sumatoyo (BPSDM Pusdiklat Yogyakarta), Sulaeha Taba (Pusdiklat Makasar), Endang Palupi (Balai PMD Yogyakarta Ditjen Pemdes), Parjono, Rosniala dan Yohana (Dukcapil), Suhata (Pemdes) dan Kaltimin (Polpum). Kemudian satu orang dari BNPP yaitu Widarto.

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.