Menu
RSS

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan di Perbatasan Juga Bertahap Terealisasi

  • Diterbitkan pada berita

BNPP - Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan tidak hanya menyentuh bidang pendidikan. Untuk memenuhi kebutuhan sosial dasar warga perbatasan, dibangun juga sarana kebutuhan di bidang kesehatan.

Pembangunan infrastruktur bidang kesehatan selama 2015-2017 di kawasan perbatasan meliputi; pembangunan 8 unit puskesmas baru, rehabilitasi (revitalisasi) 133 unit puskesmas, peningkatan (pembangunan) 142 unit sarpras pendukung puskesmas, pengadaan 47 unit ambulance (puskesmas keliling darat).

"Lalu pengadaan 9 unit ambulance (puskesmas keliling laut), pengadaan 122 unit roda dua, pengadaan 129 paket alat kesehatan, set imunisasi dan lainnya, pembangunan (rehabilitasi) 86 unit rumah dinas dokter (tenaga medis)," kata Deputi bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Restuardy  Daud, di Bekasi, Jumat (20/7).

Selain itu, lanjutnya, pembangunan 6 unit RS Pratama, peningkatan 51 paket sarpras rumah sakit, pembangunan 69 unit pos kesehatan desa (posyandu) serta 258 paket puskesmas yang menerima biaya operasional kesehatan (BOK).

Pada tahun 2018 ini juga sudah dan sedang dibangun sejumlah infrastruktur kesehatan di kawasan perbatasan. Pembangunan berupa 1 unit RS Pratama, pembangunan 12 unit pos kesehatan desa(posyandu), pembangunan (rehabilitasi) rumah dinas dokter (tenaga medis), peningkatan 22 paket sarpras rumah sakit, pengadaan 2 paket alat kesehatan, set imunisasi dan lainnya.

"Selain itu, pengadaan 1 unit ambulance (puskesmas keliling darat), pengadaan 3 unit ambulance (puskesmas keliling air), peningkatan (pembangunan) 28 unit sarpras pendukung puskesmas serta rehabilitasi (revitalisasi) 21 unit puskesmas."

Pelaksanaan pembangunan serta perbaikan dan pengadaan secara teknis dilakukan oleh Kementerian Kesehatan selaku anggota BNPP.

 

(Humas BNPP)

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.