Menu
RSS

Bukan Lagi 'Anak Tiri', Pengelolaan Sumber Daya Alam Untuk Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Perbatasan

BNPP - Bupati Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Willybrodus Lay mengatakan bahwa daerah pinggiran seperti kawasan perbatasan negara tidak lagi menjadi 'anak tiri', melainkan sudah menjadi 'anak kandung' karena adanya perhatian dari pemerintah pusat.

 

Perhatian yang dimaksud adalah adanya pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan potensi yang ada di kawasan perbatasan, dalam hal ini NTT. Salah satu wujud dari perhatian itu adalah pembangunan tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di NTT yang saat ini sudah berdiri indah dan megah.

"PLBN sudah baik. Tentu begitu PLBN baik, pelayanan ikut baik dan kita harap akan tumbuh ekonomi yang baik," kata dia di Atambua, Belu, Nusa Tenggara timur, Selasa (18/9).

Pertumbuhan ekonomi yang dimaksud adalah dukungan pemerintah pusat dalam pengelolaan potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) seperti kerajinan dan peternakan yang ada di Belu. Hal ini tentunya agar aktivitas perekonomian dapat bergerak dengan baik.

"Ada cabai, jagung, bawang, banyak yang sudah dikembangkan. pak menteri (Mendagri Tjahjo Kumolo) tadi datang ke galeri, hasil-hasil produksi itu kita sudah pamerkan sebagian. Bawang kita sangat luar biasa, tadi pak menteri bilang ini jenis bawang terbesar di Indonesia," tutur dia.

Selain itu, lanjutnya, Gubernur NTT saat ini konsen di sektor peternakan sehingga akan lebih mudah berkoordinasi karena memiliki visi yang sama dalam hal pengelolaan peternakan. Kemudian dalam jangka waktu dekat ini pihaknya berencana mendatangkan ahli dari Belanda untuk pendampingan masyarakat agar mengetahui teknologi yang digunakan dalam hal pengelolaan potensi sumber daya yang ada di Belu.

 

(Humas BNPP)

Bangun Kawasan Perdagangan di Sekitar PLBN Untuk Tarik Minat Warga Negara Tetangga

BNPP - Keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang saat ini sudah menjadi indah dan megah diharapkan menjadi sebuah harapan baru terciptanya kawasan perbatasan yang ramah, aman dan sejahtera.

 

Dalam rangka memenuhi rasa aman dan sejahtera, di kawasan PLBN kini tengah dibangun kawasan perekonomian dan fasilitas sosial agar masyarakat di perbatasan menjadi nyaman serta bergairah.

"Maka dibangun kawasan perdagangan di dekat PLBN untuk menarik minat warga negara agar melakukan aktivitas perekonomian. Tahun ini selesai empat pasar yang akan diserahkan ke BNPP oleh menteri perdagangan, dua disini (NTT) dan dua di Kalimantan," kata Pelaksana Tugas Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto, di Belu, Atambua, NTT, Selasa (18/9).

PLBN yang kini tampilannya gagah, mengharuskan warga pelintas melewati pos penjagaan yang cukup ketat. Hal ini demi menghindari terjadinya penyelundupan narkoba, human trafficking, pelaku teror, dan berbagai tindakan kriminal lain.

"Kita bangun PLBN untuk mencegah terjadinya penyelundupan, narkoba, teroris. Hadirnya PLBN juga kita sepakati untuk wujudkan kepastian ada pemanfaatan, contoh, kalau ada bawa barang lebih dari 20 kilo dikenakan biaya," ucap Sigit.

Disamping itu, rencana pembangunan patung Soekarno yang prosesnya sudah diawali dengan peletakan batu pertama oleh Kepala BNPP Tjahjo Kumolo di PLBN Motaain, diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelintas lokal maupun warga negara perbatasan.

"Sebagai daya tarik baru dan kemudian kita ingin rasa nasionalisme warga di perbatasan tetep tinggi. Jadi sekarang ada 7 PLBN, entar tambah lagi," katanya.

Tujuan dilakukannya itu semua tidak lain merupakan keinginan pemerintah untuk menghilangkan ketimpangan yang dirasakan di daerah dan desa, dalam hal ini kawasan perbatasan.

 

(Humas BNPP)

Bangga Jadi Lokasi HUT BNPP, Gubernur NTT: Perbatasan Bukan Alat Pemisah, Tapi Alat Pemersatu

BNPP - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat mengaku bangga karena daerahnya dijadikan sebagai lokasi puncak perayaan hari ulang tahun Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang kedelapan ( 8).

 

"Jadi kebanggan. NTT punya dua perbatasan dengan dua negara.Kita mampu desain perbatasan bukan sebagai alat pemisah tapi jadi alat pemersatu untuk membangun ekonomi dan peradaban di NTT," kata Victor saat mendampingi Kepala BNPP Tjahjo Kumolo di galeri Rumah Tenun binaan Bank Indonesia, Belu, Atambua, NTT, Selasa (18/9).

Dia juga mengapresiasi Bupati Belu karena warganya mampu mengembangkan potensi sumber daya alam bawang merah.  Pihaknya akan membangun potensi itu dengan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait, sehingga seluruh pasar di NTT dapat terintegrasi dan seluruh panen tidak menumpuk di satu tempat saja.

"karena itu yang perlu kita bangun, seluruh panen yang ada sehingga jangan menumpuk di suatu tempat dan tempat lain kosong," kata dia.

HUT ke-8 BNPP dilaksanakan kegiatan Pekan Perbatasan yang salah satunya digelar di Kabupaten Belu, NTT. Kegiatan di wilayah perbatasan negara ini yaitu peninjauan galeri rumah tenun binaan Bank Indonesia, pelepasan miniatur patung Soekarno dari Lapangan Umum Atambua menuju PLBN Motaain (pelepasan miniatur patung Soekarno ditandai dengan pemukulan Tihar). 

Setelah itu dilanjutkan dengan arak-arakan dari Lapangan Umum Atambua menuju Desa Silawan (lokasi pengobatan massal di Puskesmas Silawan, lokasi penyerahan 3 kunci rumah hasil bedah rumah di Dusun Halimuti dan PLBN Motaain), peletakan batu pertama pembangunan patung Soekarno di PLBN Motaain dan peninjauan lokasi rencana pembangunan Monumen Tiang Bendera. Lalu pada Rabu (19/9) dilakukan upacara bendera di Lapangan Umum Atambua.

 

(Humas BNPP)

Eks Sekretaris BNPP Dilantik Sebagai Pj Gubernur Sumatera Selatan

BNPP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melantik Hadi Prabowo sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menggantikan Alex Nurdin yang mengundurkan diri.

 

Hadi Prabowo yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Kemendagri, dilantik di Gedung Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (21/9). Terhitung sejak hari ini, Hadi mengisi kekosongan jabatan Gubernur Sumsel hingga dilantiknya pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih periode 2018-2023 pada November mendatang.

Hadi diketahui pernah menjabat sebagai Deputi I Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara pada 2014-2017, kemudian berlanjut menjadi Sekretaris Utama BNPP pada awal 2017 hingga awal 2018.

Pelantikan yang berlangsung aman dan lancar dihadiri sejumlah petinggi Kemendagri, Deputi II Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)dan pejabat daerah setempat.

Alex Nurdin yang merupakan Gubernur Sumsel terpilih periode 2013-2018, habis masa jabatannya pada November 2018 mendatang. Dia mengundurkan diri karena mengikuti pemilihan anggota legislatif (DPR) periode 2019-2024. 

 

(Humas BNPP)

Info for bonus Review William Hill here.