Menu
RSS

Turun ke Perbatasan, UKK FKUI Beri Pelatihan di Desa Temajuk

BNPP - Unit Kerja Khusus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UKK FKUI) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat ke desa Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat, pada 8-15 April 2018. 

 

Kegiatan yang berfokus pada masalah kesehatan ini salah satunya melakukan pelatihan kepada tenaga kesehatan di puskesmas yang ada di desa tersebut, seperti 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Stunting, Imunisasi, USG, Incubator, dan lain-lain. Desa Temajuk dipilih karena menjadi salah satu desa tertinggal yang berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia. 

Di Desa Temajuk terdapat puskesmas yang sarana dan prasarananya sudah cukup lengkap. Namun, persoalan yang ada adalah kurangnya tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan kurang mengetahui isu kesehatan terkini. 

Selain itu, masalah sistem pelayanan kesehatan dari puskesmas juga belum berjalan maksimal dikarenakan masih dalam proses pendaftaran di Kementerian Kesehatan. Sehingga kemudian fasilitas kesehatan yang seharusnya bisa digunakan oleh masyarakat di Desa Temajuk belum bisa berjalan sebagaimana semestinya.

Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian untuk masyarakat dari FKUI, dimana pihaknya turun langsung ke masyarakat dan daerah perbatasan sebagai sasaran utamanya. 

"ini juga sesuai dengan harapan presiden kita agar kita juga peduli dengan masyarakat yang ada di daerah perbatasan. Untuk program ini kami juga mengundang dokter di seluruh Indonesia dan tenaga kesehatan untuk bergabung," kata dia dalam keterangan yang diterima Rabu (18/4).

Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 642/Kapuas, Muhammad Azwar, mengapresiasi kegiatan UKK FKUI di wilayah perbatasan. Dirinya berharap kegiatan ini terus berlanjut.

"Karena sangat membantu masyarakat. Kegiatan ini perlu dicontoh dan dilakukan setahun sekali atau dua kali di setiap daerah di pelosok, karena di pelosok informasi kesehatan minim," katanya.

FKUI dalam pelaksanaan programnya menggandeng Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) selaku pengelola wilayah perbatasan negara.(Humas BNPP)

 

FOTO: Sinergitas Kementerian/LPNK Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

BNPP - Pelaksana Tugas Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (Plt Ses BNPP) sekaligus Kepala Biro Hukum Kemendagri Widodo Sigit Pudjianto menghadiri acara kerjasama antara TNI AD dengan kementerian/lembaga pemerintah non kementerian (LPNK), di Mabes TNI AD, Jakarta, Rabu (18/4).

Pertemuan difokuskan pada kerjasama serta sinergitas kegiatan program pembangunan kementerian/LPNK dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan kekuatan pertahanan di berbagai bidang. Sinergitas kegiatan program pembangunan yang dimaksud termasuk di pelosok-pelosok daerah dan wilayah perbatasan negara. (Humas BNPP)

 

Panen Raya di Merauke, Wujud Nyata Nawacita Ketiga Jokowi di Perbatasan

BNPP - Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Wiranto menyatakan komitmen pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla dalam melaksanakan Nawacita Ketiga, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Kata dia, Nawacita Presiden Joko Widodo merupakan sesuatu yang nyata dan dapat disaksikan sendiri oleh masyarakat. Dimana pembangunan tidak lagi terpusat (sentralisasi) di perkotaan, melainkan menyebar di seluruh pelosok (desentralisasi).

"Apa yang kita canangkan kalau kita laksanakan dengan sungguh-sungguh, dengan koordinasi yang baik, dengan penyederhanaan regulasi yang baik, dengan kerjasama yang baik ini menghasilkan sesuatu yang luar biasa," kata Wiranto dalam acara panen raya bersama di Distrik Semangga, Merauke, Papua, Senin (16/4/2018).

Disampaikan, panen raya yang ada di Distrik Semangga merupakan sesuatu yang luar biasa. Hal itu karena petani di ujung timur Indonesia tersebut kini sudah mampu mengelola swasembada pangan yang hasilnya bisa mencukupi daerah lain.

"Surplusnya luar biasa dan ini belum selesai. Masih dalam tahap-tahap awal membangun kembali Merauke yang total potensi sawah itu 1,2 juta hektar. Sekarang sedang melaksanakan pembangunan dan ini yang sekarang panen raya itu di area sawah seluas 80 hektar, sehingga dengan demikian maka ini sesuatu yang sangat membanggakan, menggembirakan," jelas Wiranto. 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Merauke Frederikus Gebze yang sudah berkoordinasi dengan baik dan memberikan kesempatan bagi para petani untuk bisa mengembangkan usaha pertaniannya dan menghasilkan sesuatu yang baik.

Masih di Merauke, Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Presiden Jokowi sangat berkomitmen untuk membangun wilayah perbatasan. Karena itu, Presiden menginginkan agar wajah beranda terdepan NKRI menjadi lebih baik dan bermanfaat.

"Pak Jokowi ingin semua perbatasan dibangun. Pak Jokowi ingin dari ujung Rondo, Natuna, Skouw, seluruh perbatasan bagus dan ada manfaat bagi masyarakat sekitar," katanya.

Ketua Pengarah BNPP yang juga Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BNPP yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo diketahui mencanangkan Gerakan Pengembangan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) Tahun 2018 di Merauke Papua. 

Hadir Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit. Pudjianto, Pj Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze. Gerbangdutas 2018 diikuti pejabat lintas Kementerian dan Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK), BUMN, Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Propinsi Papua, Bupati/WaliKota Perbatasan Papua dan Papua Barat serta Kepala Badan/Bagian Perbatasan di 41 Kabupaten/Kota.

Selain itu, kegiatan diikuti Kepala Badan/Biro Perbatasan di 13 Provinsi, SKPD Kabupaten Merauke dan Pemerintah Provinsi Papua dan Kepala Kepala Kampung se-Kabupaten Merauke. (Humas BNPP)

 

 

Warga Sota Merauke Rasakan Manfaat Nawacita Ketiga Jokowi

BNPP - Ketua Lembaga Adat Distrik Sota Daud Limar mengakui bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di kawasan Pos Lintas Batas (PLB) Sota, Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Propinsi Papua, manfaatnya dirasakan masyarakat. 
 
Pembangunan yang dilakukan Pemerintah di perbatasan perlahan mulai dirasakan masyarakat di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan dengan Papua Nugini (PNG). Salah satu manfaat itu terlihat dengan masyarakat dari negara tetangga yang memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari dengan datang ke Indonesia.
 
"Setiap hari itu bisa sampai 20 orang lebih yang datang kemari. Itu mereka biasanya berbelanja berbagai kebutuhan," terang Daud dalam perbincangannya dengan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo di PLB Sota, Merauke, Minggu (15/04/2018).
 
Kepala BNPP melakukan kunjungan ke PLB Sota yang rencananya akan dibangun menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. Dalam kunjungannya ke ujung timur Indonesia, Tjahjo didampingi Pj Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze.
 
Turut mendampingi Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Robert Simbolon, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNNP Boytenjuri dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Restuardy Daud. 
 
Disampaikan Daud Limar, masyarakat di Kampung Sota memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian lebih ke perbatasan Sota. Melalui Kementerian/Lembaga terkait dan dikoordinir Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), ia berharap ke depan pembangunan yang dilakukan mengakomodir kepentingan atau masukan masyarakat Kampung Sota.
 
Ia mencontohkan, Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan menyatakan akan mengembangkan atau memperluas lahan pertanian di Papua dan Merauke khususnya. Sebaiknya, kata dia, apabila pemerintah pusat ingin membantu pertanian di Sota disertai dengan petugas penyuluh pertanian. Dengan adanya petugas yang mendampingi masyarakat hasil pertanian nantinya dapat lebih baik.
 
Bupati Merauke Frederikus Guinea mengatakan, pihaknya sejauh ini terus berupaya melaksanakan amanat Presiden Joko Widodo sebagaimana tertuang dalam Nawacita ketiga. Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) Tahun 2018 di Kabupaten Merauke disebutnya sebagai bentuk penegasan dari Nawacita ketiga dimaksud.
 
"Kita apresiasi Presiden Jokowi yang telah membangun dengan Nawacita, dengan dicanangkan Bersangkutan dari Kabupaten Merauke," kata dia. (Humas BNPP)
Info for bonus Review William Hill here.