Menu
RSS

Bangun Infrastruktur Papua, Jokowi Ingin Turunkan Harga-harga

  • Ditulis oleh

 

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) gencar melakukan sejumlah pembangunan di wilayah Papua, mulai dari jalan, pelabuhan, bandara, hingga jalur kereta api. Hal ini dilakukan demi tembusnya keterisolasian di daerah-daerah pedalaman Papua khususnya, sehingga disparitas harga yang ada lantaran biaya logistik yang cukup tinggi perlahan semakin terpangkas.

Lebih lanjut...

Cara Jokowi Bangun Perbatasan Papua, Tembus Hutan dan Andalkan TNI

  • Ditulis oleh

 

Jakarta - Sepanjang 4.330 kilometer (km) pembangunan Jalan Trans Papua kini tinggal menyisakan sekitar 478 km lagi, untuk diselesaikan hingga akhir 2018 mendatang. Bukan mudah menyelesaikan pembangunan yang ada, pasalnya pemerintah harus menembus hutan, rawa, sungai, hingga gunung agar jalan bisa terbuka.

Untuk itu diperlukan bantuan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar pembangunan senantiasa aman dan lancar. TNI membantu dalam pembangunan Jalan Trans Papua dan jalan perbatasan di Papua. 

Di samping menjadi pertahanan negara, pembangunan jalan yang dilakukan oleh TNI berupa pembukaan lahan dan pembangunan badan jalan untuk meningkatkan konektivitas. Dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan bahan/material dan alat, sedangkan TNI menyediakan tenaga dan personel di lapangan.

Panglima TNI Jenderal, Gatot Nurmantyo, mengatakan selain menciptakan konektivitas, dampak lain dibukanya Jalan Trans Papua ini, yakni keamanan semakin terjamin.

"Nanti masyarakat sendiri yang akan mengamankan, Bupati Kenyam pun sudah bilang akan mengamankan. Kepedulian Presiden Jokowi kepada Papua luar biasa. Kalau ekonomi berkembang pasti akan aman," kata Gatot beberapa waktu lalu.

Namun, Gatot tak memungkiri masalah keamanan bagi para pekerja proyek pembangunan jalan masih ada. Akan tetapi hal tersebut bisa teratasi jika semua elemen yakin bahwa jalan tersebut akan bermanfaat besar nantinya.

Hal ini membuat peran TNI dalam pembangunan Trans Papua sangat penting. Selain mengamankan, TNI juga harus membuat rawa-rawa menjadi jalan dan itu menurutnya paling berat dalam proses pembangunan jalan.

Gatot menjelaskan, pengerjaan jalan pada lahan berupa rawa-rawa perlu kerja lebih ekstra. Pembukaan lahan hingga penimbunan jalan membutuhkan tanah yang tingginya hingga 7 meter agar tidak tergenang air.

Adapun bentuk kerjasama antara Kementerian PUPPR dan TNI diikat melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). 

TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dengan Kementerian/Lembaga baik Pemerintah (Pusat/Daerah) maupun non Pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan/terdampak bencana. (wdl/wdl)

Lebih lanjut...

Mengintip Kehidupan Warga Perbatasan RI-PNG, Belanja Pakai 2 Mata Uang

 

Hendra Kusuma - detikFinance Jayapura - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura, Papua telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Selasa (9/5/2017).

Dalam peresmiannya, orang nomor satu di Indonesia ini menyebutkan bahwa PLBN merupakan beranda terdepan RI, sehingga harus menjadi kantong perekonomian serta menjadi kebanggaan masyarakat Papua.

Adapun, di dalam PLBN Skouw juga terdapat pasar tradisional yang biasanya menjadi lokasi belanja warga perbatasan, khususnya bagi masyarakat Papua New Guinea (PNG) atau Papua Nugini.

Lalu menggunakan mata uang apakah transaksi di pasar perbatasan Skouw ?

"Transaksi di pasar perbatasan bisa pakai Rupiah bisa pakai Kina mata uang PNG," kata salah satu warga perbatasan Erikson Fonataba kepada detikFinance, Jayapura, Rabu (10/5/2017).

Erikson melanjutkan, transaksi dua mata uang sudah berlangsung sejak lama, bahkan para masyarakat Indonesia yang berada di perbatasan khususnya yang berdagang menyiapkan rupiah dan kina saat berjualan.

"1 kina itu Rp 4.500-Rp 5.000, kalau pakai kina kembaliannya juga kina, kadang ada juga yang pakai rupiah," jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinai Papua Suzana Wanggai mengatakan, transaksi di pasar perbatasan Skouw nantinya akan diwajibkan menggunakan rupiah.

"Kita sudah sosialisasi bersama BI, nantinya juga akan bangun money changer di sini," kata Suzana.

Diketahui, Transaksi jual beli di pasar perbatasan Indonesia dengan Papua New Guinea (PNG) ini cukup besar, dengan rata-rata per tahun mecapai puluhan miliar.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, aktivitas di pasar Skouw baik barang yang masuk maupun barang yang keluar hampir 95% didominasi oleh masyarakat PNG.

Menurut Lukas, pada 2016 tercatat 166 ribu orang PNG yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Skouw Jayapura dengan nilai transaksi mencapai Rp 25,8 miliar. (dna/dna)

 
 
Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.