Menu
RSS

Dijelajahi Jokowi Pakai Motor Trail, Ini Progres Jalan Trans Papua

  • Ditulis oleh

 

Hendra Kusuma - detikFinance Jakarta - Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Penglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjajal jalan tersebut dengan menunggangi motor trail 150 cc. Adapun ruas yang dijajalnya adalah Wamena-Kenyam sepanjang 287 km.


Peninjauan jalan Trans Papua ini masuk ke dalam rangkaian kerja lintas nusantara yang telah dilakukan dari beberapa hari. Usai ngetrail, Jokowi mengaku dapat merasakan langsung kesulitan para abdi negara dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan 2019 sudah tersambung mulai dari Sorong di Papua Barat hingga Merauke di Papua dengan total panjang 4.330,07 km.

Khusus jalan Trans Papua di Provinsi Papua, pengerjaannya terbagi menjadi 10 segmen, lalu bagaimana realisasinya?

Berdasarkan data yang diterima detikFinance, Jakarta, Kamis (11/5/2017). Jalan Trans Papua dengan total panjang 3.259,45 km hingga saat ini telah tembus sepanjang 2.893,26 km atau telah 86% dan menyisakan 366,19 km yang belum tembus atau masih berupa hutan.

Untuk segmen I ruas Batas Provinsi-Nabire (batas kota) dengan panjang 203,32 km sudah tembus 155,67 km dan masih menyisakan 47,65 km. Segmen 2 ruas Nabire-Enarotali dengan panjang 275,50 km telah tembus 100%. Segmen 3 ruas Enarotali-Ilaga-Mulia-Wamena dengan panjang 513,15 km telah tembus 371,71 km dan masih menyisakan 141,44 km.

Untuk segmen 4 ruas Jayapura-Elelim-Wamena dengan panjang 585 km telah temus 545,50 km atau menyisakan 39,50 km. Segmen 5 ruas Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu dengan panjang 284,30 km telah tembus 100%.

Segmen 6 ruas Kenyam-Dekai dengan panjang 275,83 km telah tembus 138,23 km atau masih menyisakan 137,60 km. Segmen 7 ruas Dekai-Oksibil dengan panjang 231,60 km telah tembus 100%. Segmen 8 ruas Oksibil-Waropko dengan panjang 135,01 km telah tembus 100%.

Sedangkan segmen 9 ruas Waropko-Tanah Merah-Merauke dengan panjang 533,31 km telah tembus 100%. Segmen 10 ruas Wagete-Timika dengan panjang 222,43 km telah tembus 100%.

Dengan rincian tersebut, maka hingga saat ini realisasi pembangunan Jalan Trans Papua khususnya di Provinsi Papua telah tembus 2.893 km dengan 100,98 km pembangunan jalan baru, dan menyisakan 366,19 km jalan yang belum tembus.

Adapun, pada jalan Trans Papua di Provinsi Papua juga terdapat pembangunan jembatan dengan total panjang 26.865 km. Untuk realisasinya hingga saat ini telah mencapai 13.465 km yang permanen, 6.376 km non permanen, dan 7.024 bentang basah. (hns/hns)

 

Lebih lanjut...

Bansos PKH Non Tunai Tembus Perbatasan Papua

  • Ditulis oleh

 

Media Indonesia- BANTUAN Sosial Program Keluarga Harapan (Bansos PKH) yang disalurkan secara non tunai kini telah menembus wilayah perbatasan Papua.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, hal ini merupakan perwujudan hadirnya negara dalam pemerataan percepatan penanganan kemiskinan di Indonesia timur.

"Sebanyak 22 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua kini dapat menikmati bantuan sosial PKH non tunai. Ini adalah komitmen pemerintah dalam upaya pemerataan percepatan penanganan kemiskinan di Indonesia timur khususnya di wilayah Papua," kata Mensos saat meninjau proses pencairan PKH Nontunai di Distrik Muara Tami, distrik terdekat dengan perbatasan PNG.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/5), disebutkan sebanyak 22 kabupaten yang telah menerima PKH Non Tunai adalah Kabupaten Asmat, Biak Numfor, Boven Digoel, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Jayapura, Jayawijaya, Keerom, Kepulauan Yapen, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Merauke, Mimika, Nabire, Paniai, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Sarmi, Supiori, Tolikara, dan Yahukimo.

Sementara satu kota yang juga menerima secara non tunai adalah Kota Jayapura. Untuk wilayah tersebut, BNI 46 dan BRI akan menjadi bank penyalur bansos PKH non tunai.

Para Penerima manfaat PKH mendapatkan buku tabungan sekaligus Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di mana di dalam kartu tersebut berisi bansos PKH total sebesar Rp2 juta yang dicairkan bertahap 4 kali dalam setahun. KKS berfungsi sebagai kartu debit ATM bagi penerima PKH.

Keunggulan utama KKS adalah terdapat dua sistem yang tertanam di dalamnya, yaitu fungsi tabungan (saving) dan fungsi juga sebagai e-Wallet. Di mana e-Wallet tersebut juga nantinya dapat digunakan untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok sembako.

Dengan dua fungsi tersebut, penerima manfaat bantuan sosial PKH dapat membelanjakan dana bantuan sosial atau berupa pembelian bahan kebutuhan pokok, atau menarik dana bantuan sosial secara tunai.

- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/104130/bansos-pkh-non-tunai-tembus-perbatasan-papua/2017-05-09#sthash.cPwMIdin.dpuf

Lebih lanjut...

Jokowi Ingin Warga Papua Nugini Belanja di Jayapura

  • Ditulis oleh

 

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews - 

Jakarta - Selain meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu Skouw, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga ingin warga berjualan di sana. 

Nantinya, Jokowi berharap warga Papua Nugini (PNG) yang melintas bisa sekalian belanja di Indonesia. Menurut Jokowi harga komoditas di Papua, Indonesia, jauh lebih murah ketimbang di PNG.

Lalu bagaimana dengan cara transaksinya? Pakai rupiah atau mata uang PNG, Kina?

"Tentu saja kita ingin yang dipakai rupiah semuanya," kata Jokowi di Skouw, Jayapura, Papua, Selasa (7/5/2017).

Saat ini kurs Kina terhadap Rupiah adalah Rp 4.176 per 1 Kina. Tak menutup kemungkinan ada warga yang memandang transaksi dengan Kina lebih menguntungkan.

"Kadang-kadang di bawah itu kita kan sulit harus mengatur, mengawasi satu per satu. Itu yang ngerti yang di lapangan. Yang paling penting menguntungkan kita. Itu saja," kata Jokowi.

Di lokasi yang terletak dekat PLBN Skouw memang dibangun pusat perbelanjaan. Lokasi itu tadinya merupakan pasar kecil yang diisi oleh masyarakat setempat atau pun perantau.

Jokowi meminta jumlah kios di pasar yang baru nantinya ditambah. Warga setempat diprioritaskan untuk mendapat lapak.

Dia meminta Gubernur Papua Lukas Enembe untuk menjamin warga yang nantinya berdagang mendapat pasokan komoditas sehingga ekonomi masyarakat terus bergerak. 
(bpn/dhn)

Lebih lanjut...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.