';
KPI Dorong Pengoptimalan Pemancar TVRI Agar Masyarakat Perbatasan Banjir Siaran TV Dalam Negeri

Keterangan Gambar : Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano Fenelon Pariela. Dok.BNPP


By admin humas 23 Feb 2021, 17:34:30 WIB

KPI Dorong Pengoptimalan Pemancar TVRI Agar Masyarakat Perbatasan Banjir Siaran TV Dalam Negeri

JAKARTA - Demi meningkatkan rasa nasionalisme di perbatasan negara, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan meminta Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengoptimalkan pemancar untuk membanjiri masyarakat perbatasan negara dengan siaran televisi dalam negeri.

Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano Fenelon Pariela, menyampaikan saat ini penyiaran di Indonesia sedang beralih dari penyiaran analog menjadi digital. Di era penyiaran digital ini satu pemancar dapat menyiarkan 13 siaran televisi. 

Pemancar TVRI yang menjangkau hingga pelosok negeri dianggap sebagai pemancar strategis untuk menangkal siaran televisi asing di perbatasan negara. Seluruh televisi swasta di dalam negeri akan diminta ikut andil, sehingga masyarakat perbatasan mempunyai banyak pilihan siaran televisi.

"Dalam konteks perbatasan yang sudah kita lakukan bekerjasama dengan BNPP adalah bagaimana agar kita optimalkan pemancarnya TVRI, lalu dari pemancaranya TVRI itu seluruh stasiun televisi swasta kita minta bersiaran melalui pemancar TVRI tanpa mereka perlu membangun pemancar lagi. Ini tujuannya agar kemudian menangkal deburan siaran asing," ujar Hardly saat bertemu jajaran Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kantor BNPP, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Pengoptimalan pemancar TVRI ini dinilai perlu dibahas lebih serius kedepannya, karena saat ini negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura telah beralih ke penyiaran digital. Dikhawatirkan jika Indonesia tidak memanfaatkan pemancar TVRI secara optimal, masyarakat akan dibanjiri siaran asing terutama masyarakat di perbatasan negara.

Hardly mengatakan dirinya ingin mendorong daerah 3T dan perbatasan menjadi daerah pertama yang melakukan migrasi penyiaran analog ke digital. Hal ini dilakukan Hardly karena perencanaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika migrasi penyiaran analog menjadi digital akan dimulai dari daerah yang sudah maju, sementara daerah 3T dan perbatasan berada di putaran ketiga.

"Saya malah ingin mendorong ini menjadi putaran pertama untuk kemudian migrasi digital. Mungkin mudah-mudahan dari BNPP bisa juga mendorong hal itu," sambungnya.

Dijelaskan Hardly, masyarakat nantinya hanya perlu menambahkan set top box untuk bermigrasi ke penyiaran digital. Ia berharap pemerintah punya rencana untuk membagikan set top box secara gratis untuk dibagikan ke daerah-daerah perbatasan, dan meminta siaran televisi swasta segera menitipkan kontennya ke TVRI untuk disiarkan di perbatasan negara.

Pengoptimalan pemancar TVRI ini menurut Hardly mempunyai banyak dampak positif, selain menangkal guyuran siaran televisi asing juga mewujudkan ketahanan budaya, dan ketahanan informasi dengan memiliki info yang kredibel dari lembaga penyiaran nasional. 

Hardly mengatakan televisi swasta juga harus ikut andil dalam ketahanan nasional dengan mendahulukan daerah perbatasan negara untuk bermigrasi dari penyiaran analog ke penyiaran digital. 

"Menurut saya kalo bisa jadi perjuangan kita bersama coba dirubah timelinenya ini, dari yang harusnya duluan kota-kota besar apakah memungkinkan untuk perbatasan dulu. Memang lebih mudah di kota besar karena infrastrukturnya sudah ada tinggal di update sedikit, tapi kalau di perbatasan itu harus membangun tower baru banyak hal yang harus dilakukan. Tetapi kenapa tidak dilakukan, minimal dijalakan bersama, disisipkan beberapa wilayah di tahap I atau di tahap II, ini perlu kemudian berkoordinasi dengan Kominfo, tapi kami pun siap untuk kemudian menyampaikan beberapa hal untuk hal itu termasuk prioritasnya dimana-mana saja, mungkin BNPP bisa mengusulkan wilayah-wilayah mana yang menjadi prioritas," pungkasnya.

(Humas BNPP) 

Related Tags
perbatasan,
Social Share
Please Wait... | Cloudflare

Please wait...

We are checking your browser... getajaxx.com

Please stand by, while we are checking your browser...

Why do I have to complete a CAPTCHA?

Completing the CAPTCHA proves you are a human and gives you temporary access to the web property.

What can I do to prevent this in the future?

If you are on a personal connection, like at home, you can run an anti-virus scan on your device to make sure it is not infected with malware.

If you are at an office or shared network, you can ask the network administrator to run a scan across the network looking for misconfigured or infected devices.