Pengelolaan Perbatasan Oleh BNPP RI

Kawasan perbatasan mendapat perhatian lebih besar dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan penataan tata kelola lintas batas negara. Atas dasar komitmen menjadikan kawasan perbatasan negara sbg beranda negara serta mewujudkan perbatasan negara sbg etalase negara, maka BNPP membangun 7 Pos Lintas Batas Negara yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara sahabat. Ketujuh PLBN itu adalah PLBN Aruk di Kabupaten Sambas (Kalimantan Barat, berbatasan dengan Malaysia), PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau (Kalimantan Barat, berbatasan dengan Malaysia), PLBN Badau di Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat, berbatasan dengan Malaysia). Lalu, PLBN Motaain di Kabupaten Belu (NTT, berbatasan dengan Timor Leste), PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka (NTT, berbatasan dengan Timor Leste), PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT, berbatasan dengan Timor Leste) dan terakhir PLBN Skouw di Distrik Muara Tami (Jayapura, berbatasan dengan Papua Nugini). Pembangunan 7 PLBN diharap akan mengubah kawasan perbatasan menjadi maju, terbuka dan terdepan.

LPSE
SIMTAS