Deputi BNPP Paulus Waterpauw Pantau Percepatan Pembangunan Ekonomi di PLBN Skouw
By admin bnpp 28 Okt 2021, 12:58:43 WIB

Deputi BNPP Paulus Waterpauw Pantau Percepatan Pembangunan Ekonomi di PLBN Skouw

JAYAPURA - Enam hari menjabat sebagai Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Komjen Pol Paulus Waterpauw, langsung tancap gas melakukan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (27/10/2021).

Dalam inspeksi mendadak ke PLBN Skouw ini, Paulus bersama dengan perwakilan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang merupakan anggota BNPP melaksanakan rapat koordinasi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Skouw yang ada di Zona Penunjang PLBN Skouw.

Paulus menyampaikan kunjungannya ini masih berkaitan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain, dan Skouw, dimana dalam Inpres 1/2021 ini, PLBN Skouw akan dijadikan sebagai salah satu pintu ekspor nasional. 

"Kami datang mengunjungi pasar ini setelah melakukan rapat di PLBN. Kami melihat pasar ini sesuai dengan Inpres nomor 1 tahun 2021 yang menyuarakan revitalisasi tentang pasar. Bangunan pasar bagus, kualitasnya luar biasa, harusnya diperlihara dan dirawat dengan naik. Hanya saja saya belum memahami bagaimana mekanisme pemeliharaannya," ujar Paulus.

Paulus juga menyempatkan melihat kios-kios dan melakukan interaksi dengan para pedagang yang berjualan di pasar. Dia juga mengunjungi area pembuangan sampah. Menurutnya pengelolaan sampah di Pasar PLBN masih kurang maksimal.

Namun Paulus bisa memahami, hal ini bisa terjadi karena adanya refocusing anggaran tahun ini sehingga berpengaruh juga dalam pengelolaan sampah. Seperti diketahui, pengelolaan Pasar Skouw telah dialih kelolakan dari BNPP ke Pemerintah Provinsi Papua, sehingga urusan sampah PLBN Skouw ini menjadi kewenangan dinas terkait di Pemprov Papua.

"(Kondisi) pengelolaan sampah seperti ini, tidak wajar menurut saya. Hanya saja mungkin mengenai pembagian tugas di sini. Dulunya pasar ini dikelola oleh BNPP. Lalu, atas permintaan pemerintah Provinsi Papua, pasar diserahkan kepada provinsi. Hanya saja karena Covid-19 sehingga ada refocusing anggaran, sehingga pasar tak tertangani dengan baik," sambungnya.

Hasil kunjungan ini, Deputi Paulus akan melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP dan mencarikan solusi semua permasalahan yang ada di PLBN Skouw, termasuk soal penanganan sampah. 

(Humas BNPP)

Related Tags
plbn,perbatasan,bnpp,
Social Share