Kementan Akan Bangun Pusat Pembenihan dan Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Tanaman Lada di Aruk

Keterangan Gambar : Ilustrasi lada, Dok.BNPP


By admin humas 02 Feb 2021, 15:44:07 WIB

Kementan Akan Bangun Pusat Pembenihan dan Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Tanaman Lada di Aruk

JAKARTA - Kementerian Pertanian yang merupakan anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) akan membangun pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di kawasan perbatasan negara di Aruk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di kawasan perbatasan negara di Aruk ini merupakan program kegiatan yang tercantum di dalam lampiran Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 11 Januari 2021. 

Tujuan dikeluarkannya Inpres ini adalah untuk mempercepat tercapainya kawasan perbatasan Aruk, Motaain, dan Skouw sebagai sentra baru ekonomi. Terdapat 60 program kegiatan yang harus dilaksanakan di kawasan perbatasan negara Aruk, Motaain, dan Skouw oleh 10 K/L yang telah ditunjuk dimana salah satunya adalah Kementerian Pertanian. 

60 Program kegiatan tersebut terdiri dari 21 program kegiatan di Aruk, 20 program kegiatan di Motaian dan 19 program kegiatan di Skouw. Pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada merupakan satu dari 21 program kegiatan yang akan dilaksanakan oleh K/L di Aruk.

Dalam lapiran, dijelaskan bahwa program kegiatan dianggap berhasil apabila Kementerian Pertanian dapat menyelesaikan pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di kawasan perbatasan negara di Kecamatan Paloh dan Kecamatan Galing dengan volume 1 (satu) paket.

Sebagaimana tercantum dalam Inpres 1/2021, Kementerian Pertanian melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada paling lambat dua tahun terhitung sejak Inpres 1/2021 dikeluarkan.


(Humas BNPP)

Related Tags
pksn,plbn,perbatasan,bnpp,
Social Share