Masyarakat Perbatasan RI-PNG Diminta Melintas Melalui Jalur Resmi

Keterangan Gambar : Masyarakat dan pedagang los pasar PLBN Sota mengikuti kegiatan sosialisasi


By admin bnpp 07 Sep 2021, 18:00:15 WIB

Masyarakat Perbatasan RI-PNG Diminta Melintas Melalui Jalur Resmi

MERAUKE - Masyarakat di wilayah perbatasan dan para pedagang yang berjualan di los pasar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Kecamatan Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua mendapatkan sosialisasi terkait aturan perlintasan orang dan barang.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengelolaan PLBN Sota, Ni Luh Puspa Jayaningsih, mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Merauke di pasar PLBN Skouw pada Rabu (1/9/2021).

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam hal ini pengelola PLBN Sota dan Custom, Immigration, Quarantine (CIQ) memberi pemahaman kepada masyarakat perbatasan dan pedagang di los pasar PLBN Sota terkait aturan yang berlaku dan fasilitas apa yang sudah disiapkan untuk masyarakat. 

Masyarakat diberikan informasi barang apa saja yang dapat dibawa saat melintas dari wilayah Indonesia ke negara tetangga Papua New Guinea (PNG) maupun sebaliknya, berikut dengan jumlah dan beratnya, serta tarif bea masuk saat barang yang dibawa melebihi aturan. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan uji coba perlintasan melalui PLBN Sota. 

"Demikian pula dengan karantina kesehatan sebagai garda paling depan untuk protokol kesehatannya. Dari imigrasi juga menjelaskan tentang perlintasan manusia dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi oleh masyarakat sekitar perbatasan supaya bisa memperoleh buku Pass Lintas Batas dari Imigrasi dan Kartu Identitas Lintas Batas (KILB) dari Bea Cukai. Masyarakat dihimbau untuk tidak lagi menggunakan jalan atau jalur tradisional tidak resmi," ujar Ni Luh, Selasa (7/9/2021).

Ni Luh mengatakan kegiatan ini mendapat respon yang baik dari masyarakat perbatasan dan para pedagang di los PLBN Sota. 

"Mereka senang sekali karna selama ini masih pakai jalur tradisional, mereka tidak tahu tentang informasi-informasi mengenai perlintasan baik orang maupun barang, fasilitas gratis mendapatkan PLB dan KILB," sambungnya.

Lebih lanjut pihak Kecamatan mendorong masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi serta pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pengajuan kepemilikan PLB dan KILB.

Ni Luh  menjelaskan untuk saat ini hanya Warga Negara PNG yang diijinkan masuk ke wilayah Indonesia untuk berbelanja hanya di pasar PLBN Sota. WN PNG dapat masuk ke wilayah Indonesia untuk berbelanja bahan makanan dan kebutuhan hidup sehari-hari di pasar PLBN Sota tiga kali seminggu yakni pada hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 08.00 hingga 15.00 WIT. Sedangkan untuk WNI masih belum boleh melintas ke wilayah PNG karena pandemi. 

"Warga Negara PNG sangat bergantung kepada kita di Indonesia atau Sota untuk membeli kebutuhan hidup khususnya penduduk di kampung terdekat dengan PLBN Sota. Untuk menolong mereka membeli bahan makanan guna kebutuhan hidup sehari-hari PLBN Sota dibuka tiga kali seminggu dengan protokol kesehatan ketat," pungkasnya.

(Humas BNPP)

Related Tags
plbn,perbatasan,bnpp,
Social Share